Teologi Narapidana (Studi terhadap Pemahaman Ketuhanan bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kediri dan Implementasinya dalam Kehidupan Beragama)

Published ID 114 views 172 downloads
Abstrak

Indonesia merupakan negara majemuk dengan ideologi Pancasila dimana sila pertamanya “Ketuhanan Yang Maha Esa” berarti menganjurkan warganya untuk tidak menganut paham Ateisme (sikap anti Tuhan). Dari sini berarti bahwa setiap warga indonesia berhak dan bebas menganut dan menjalankan agama yang masing-masing individu yakini. Walaupun demikian, kejahatan masih terjadi di Indonesia setiap harinya. Agama dirasa tidak lagi memiliki peran dalam membina moral manusia. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana pengetahuan ketuhanan bagi narapidana sebagai pelaku kejahatan dan juga mengukur seberapa jauh pengetahuan ketuhanan tersebut kemudian dijalankan dalam praktik agama. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kediri dengan populasi 723 orang narapidana dari berbagai kategori agama yang dianut. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 orang wanita dan 8 orang laki-laki. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan dilihat dari kasus yang dilakukan oleh subjek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para narapidana yang digadang-gadang sebagai orang jahat pun ternyata juga religius, tidak kurang religiusnya dengan manusia beragama yang lain. Pun narapidana juga berteologi. Pengetahuan ketuhanan narapidana sangat beragam, mulai dari yang berpengetahuan rendah hingga yang taat beragama ada di dalam Lapas. Sebagian mengaku bahwa fitnah dan jebakan dari orang lain adalah alasan mereka yang taat beragama masuk penjara. Yang lain merasakan adanya godaan iblis yang membuat mereka melakukan kejahatan. Soal kehidupan keagamaan, mereka pernah meninggalkan ibadah yang diwajibkan oleh agama. Sehingga kehidupan di penjara yang sedang dijalani dimaknai sebagai cambuk atau peringatan dari Tuhan. Namun over kapasitas lapas juga membawa pengaruh terhadap rutinitas ritual keagamaan narapidana sehingga beberapa narapidana masih sesekali meninggalkan ibadah mereka. Hal ini dapat berarti bahwa religiusitas narapidana tidak berbanding lurus dengan kesalehan sosial mereka.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 15
Tanggal Publikasi: 27 Dec 2018
Dibuat: 27 Dec 2018 08:26
Diupdate: 08 May 2026 20:59