Gaya Pengasuhan Orang Tua Pada Anak Penyandang Tuna Rungu Yang Berprestasi di Kabupaten Nganjuk
Abstrak
Penyandang tunarungu pada hakekatnya sama seperti orang normal yang memiliki kebutuhan dan tugas-tugas perkembangan. Pendidikan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi agar penyandang tunarungu dapat berkembang secara optimal dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-harinya. Intervensi sejak dini pada anak tunarungu sangat tergantung ayah dan ibunya. Jika orang tua dapat segera menerima kondisi anaknya, dan menumbuhkan sikap positif. Maka orang tua akan mencurahkan segala kemampuan untuk melakukan stimulasi-stimulasi tumbuh dan berkembang seoptimal mungkin. Secara empiris sudah terbukti dukungan orang tua sangat penting bagi tumbuh kembang anak, bahkan mendorong kemampuan maksimal anak untuk berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya pengasuhan orang tua pada anak penyandang tunarungu yang berprestasi di kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menetapkan dengan sengaja satu sekolah luar biasa SLB tipe B di Kabupaten Nganjuk dengan tujuan mempersempit dan mempercepat proses pencarian sampel, setelah mendatangi semua SLB tipe B akhirnya SLB tipe B yang memenuhi persyaratan penelitian hanya SLBB Shanti Kosala Mastrip. Selanjutnya dilakukan pemilihan informan penelitian dengan teknik purposive sampling. Peneliti mendapatkan data siswa tuna rungu yang memiliki prestasi pada bidang masing-masing. Setelah meminta izin terhadap informan terpilih sebanyak enam orang tua yang bersedia menjadi informan. Sumber data primer didapatkan melalui wawancara langsung dengan informan. Pendekatan penelitian memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data secara induktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut; (1) Gaya pengasuhan orang tua pada informan menggunakan pola asuh demokratis, namun tidak serta merta informan konsisten menggunakan pola asuh yang sama setiap waktu. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya pengasuhan orang tua dipengaruhi oleh (a) faktor tingkat pendidikan orang tua anak tuna rungu. Hasil penelitian ini menunjukkan latarbelakang pendidikan sebagian besar informan adalah sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), hanya ibu BAG saja yang berpendidikan Sarjana. Latar belakang pendidikan paling rendah SD hanya ibu dari MTH. Selanjutnya pada (b) faktor lingkungan tempat tinggal RDO, MTH, NAD, BAG tinggal berjalan seperti biasanya, masyarakat sudah menerima. Hanya RDC dan MFR yang awalnya mendapatkan penolakan dari keluarga besar sendiri dan lingkungan.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 20 Mar 2019 |
| Dibuat: | 20 Mar 2019 07:29 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:07 |