Pengembangan Sumber Daya Insani dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan UD. MSH Badal Ngadiluwih Kediri
Abstrak
Sumber daya insani (SDI) merupakan faktor sentral dalam suatu organisasi. Apapun bentuk serta tulisannya, organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan dan dalam melaksanakan misinya dikelola dan diurus oleh manusia, jadi manusia merupakan faktor strategi dalam semua kegiatan organisasi. Selanjutnya, manajemen sumber daya insani (SDI) berarti mengatur, mengurus dan mengelola SDI berdasarkan visi usaha dagang agar tujuan organisasi dapat dicapai secara optimum. Untuk merencanakan, mengelola dan mengendalikan sumber daya insani (SDI) dibutuhkan suatu alat manajemen yang disebut manajemen sumber daya insani. Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pengembangan sumber daya insani dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan UD. MSH Badal Ngadiluwih Kediri? 2) bagaimana pandangan manajemen syari’ah terhadap pengembangan sumber daya insani dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan UD. MSH Badal Ngadiluwih Kediri? Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis pendekatan kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau lisan dari orang-orang yang diamati. Sumber data primer diperoleh dari wawancara dengan pimpinan atau pemilik dan para karyawan UD. MSH Badal Ngadiluwih Kediri, sedangkan sumber data sekundernya berasal dai referensi terkait konteks penelitian dan dokumentasi UD. MSH Badal Ngadiluwih Kediri. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pengembangan sumber daya insani dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan UD. MSH Badal Ngadiluwih Kediri yaitu dengan cara mengadakan: a) Penilaian kinerja, b) Pelatihan kerja dan c) Pemberian insentif. 2) Pandangan manajemen syari’ah untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan terhadap penilaian kinerja yang berkenaan tugas pimpinan selaku, pimpinan mampu melihat lingkungan organisasinya, sehingga diperoleh kerangka kerja yang lebih luas guna memahami masalah-masalah yang sulit dan hubungan-hubungan yang kompleks di organisasinya. Pemimpin bersikap aktif terhadap keluhan maupun permasalahan apapun dalam usaha dagang, meningkatkan kepemimpinan yang dapat mengakomodir setiap keluhan maupun permasalahan dapat menjadi figur uswah yang baik bagi lingkungan dan dirinya serta karyawannya.Sedangkan untuk tunjangan cuti, jaminan sosial dan THR dalam pendapatan manajemen syari’ah diperbolehkan dan yang bersifat komersial menurut ketentuan agama Islam serta tidak ada unsur gharar (ketidakpastian). Dari segi psikis hal itu memberikan dampak positif bagi karyawan, dan diharapkan para karyawan lebih giat dalam bekerja sehingga berdampak positif pula bagi produktifitas terlebih laba perusahaan.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 15 |
| Tanggal Publikasi: | 05 Aug 2019 |
| Dibuat: | 05 Aug 2019 02:11 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:15 |