Peran Pesantren Melalui Program Kemandirian Pangan Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa Tanjunganom Nganjuk
Abstrak
Kemiskinan adalah masalah utama di Indonesia, untuk mengatasinya dibutuhkan solusi yang melibatkan masyarakat secara partisipatoris agar mencapai pemberdayaan. Untuk itu pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat dapat dilakukan oleh pesantren yang pada era modern ini, pesantren tidak hanya sebagai institusi pendidikan Islam saja, tetapi juga dengan fungsi sosialnya, dapat berperan untuk pemberdayaan masyarakat sekitar pesantren. program yang bisa dijalankan yaitu; perbaikan lingkungan hidup, membangun sistem pengelolaan pertanian agribisnis, peningkatan mutu sumberdaya manusia, dan pengembangan teknologi tepat guna. Skripsi ini bertujuan untuk (1) menjelaskan bagaimana peran Pesantren melalui program kemandirian pangan dalam memberdayakan perekonomian masyarakat; (2) Bagaimana dampak kehadiran Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa (POMOSDA) melalui program kemandirian pangan bagi masyarakat sekitar Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa di Tanjunganom Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggunakan tiga metode pengumpulan data, yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan tiga jalur analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data. Untuk pengecekan keabsahan data, peneliti menggunakan pengecekan kredibility, transferability, dependability, konfirmability. Sumber data utama penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa; Peran Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa melalui program kemandirian pangan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat yaitu dengan membuka mindset masyarakat komunitas JATAYU, mengembangkan potensi masyarakat melalui kajian-kajian Annubuwah, pelatihan pengelolaan lahan dan waktu sela untuk bertani dan budidaya. Sesuai indikator kesejahteraan BKKBN berada di tingkat keluarga sejahtera tahap I (KS I) dan Maqashid al-syari’ah Imam Asy-Syatibi sudah cukup untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu juga meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat. Masyarakat juga sadar untuk beraktifitas sehari-hari dengan dzikir di dalam hati, merasakan ketentraman dari segi batin.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 15 |
| Tanggal Publikasi: | 24 Sep 2019 |
| Dibuat: | 24 Sep 2019 07:03 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:19 |