Pandangan Penghulu KUA Kecamatan Sukorejo Kota Blitar Terhadap Pembacaan Shighat Taklik Talak
Abstrak
Tujuan perkawinan adalah untuk menciptakan keluarga yang harmonis, jauh dari kata perceraian. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan rumah tangga yang dibangun sedemikian rupa akan berakhir oleh sebab-sebab yang sulit dihindari. Untuk meminimalisir sebab-sebab terjadinya perceraian, suami istri dapat melakukan suatu perjanjian, salah satunya adalah shighat taklik talak. Akan tetapi perjanjian perkawinan bukan syarat atau kewajiban dalam perkawinan baik menurut hukum Islam maupun Undang-undang Perkawinan. Sedangkan praktiknya di KUA Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, pembacaan shighat taklik talak sangat diupayakan, bahkan diharuskan. Dalam latar belakang peneliti memfokuskan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana perspektif Penghulu KUA Kecamatan Sukorejo Kota Blitar terhadap shighat taklik talak (2) Apakah alasan Penghulu KUA Kecamatan Sukorejo Kota Blitar sangat mengupayakan, dan bahkan mengharuskanpembacaan shighat taklik talak? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, dimana kehadiran peneliti di lapangan sangat diperlukan. Sumber data utama penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen. Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan fakta bahwa (1)Perspektif Penghulu KUA Kecamatan Sukorejo Kota Blitar terhadap shighat taklik talak adalah sebagai penyeimbang hak suami dan istri,sebagai pengingat suami akan tanggungjawabnya, sebagai upaya kemashlahatan, dan untuk melindungi istri dari tindakan semena-mena suami. (2) Sedangkan alasanPenghulu KUA Kecamatan Sukorejo Kota Blitar sangat mengupayakan, dan bahkan mengharuskanpembacaan shighat taklik talak adalah sebagai bentuk tanggungjawab Penghulu sebagai Pejabat Nikah terhadap masyarakatnya, untuk memuliakan kaum perempuan, sebagai jalan mendatangkan kemashlahatan, sebagai bukti otentik di Pengadilan Agama. Sertapengalaman PenghuluKUA Kecamatan Sukorejo Kota Blitarsaatbertugas di Pasuruanketika hakim tidak mengabulkan gugatan cerai seorang istri terhadap suami karena pelanggaran taklik talak dengan alasansuami tidak membaca dan menandatangani taklik talak tersebut.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 15 |
| Tanggal Publikasi: | 30 Sep 2019 |
| Dibuat: | 30 Sep 2019 01:56 |
| Diupdate: | 08 May 2026 21:20 |