Pemanfaatan Limbah Tepung Tapioka Untuk Kripik Lamuk Ditinjau Dari konomi Kreatif di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri

Published ID 84 views 199 downloads
Abstrak

Memasuki era industrialisasi seperti sekarang ini banyak dampak yang ditimbulkan bagi segala aspek kehidupan didunia, Ekonomi kreatif merupakan konsep ekonomi baru yang memadupkan informasi dan kreatifitas yang mengandalkan ide, gagasan, dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi. salah satunya adalah di Desa Bulusari ini merujuk pada pengolahan limbah tepung tapioka untuk kripik lamuk, pengusaha yang memproduksi kripik lamuk ini merupakan para Ibu rumah tangga sebagai upaya peningkatan kesejahteraan salah satunya dengan meningkatkan pendapatan keluarga.Permasalahan dalam skripsi ini mengarah pada maraknya limbah tepung tapioka yang tidak dimanfaatkan dan mengganggu warga dengan bau yang tidak sedap, dan diolah menjadi makanan sehingga bisa bernilai ekonomis. pemanfaatan limbah tepung tapioka untuk kripik lamuk ditinjau ekonomi kreatif di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Penelitian ini mengangkat rumusan masalah yaitu bagamaina pemanfaatan limbah tepung tapioka di Desa Bulusari ditinjau dari ekonomi Kreatif. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknikuntukmemperoleh data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan cara menelaah seluruh data yang sudahada, mereduksi data, memaparkan data, penarikan kesimpulan, tahap terakhir yang digunakan adalah pengecekan keabsahan data dengan menggunakan perpajangan penelitian, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian ini adalah Pemanfaatan Limbah tepung tapioka untuk Kripik lamuk Ditinjau dari Ekonomi Kreatif di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri menerapkan unsur ekonomi kreatif, yang meliputi 1) Inovasi, dari Warga berinovasi untuk memanfaatkan limbah di sekitar serta mengurangi pencemaran lingkungan. 2) SDM, yang awalnya perorangan sekarang sudah memiliki karyawan untuk proses keberlanjutan kripik lamuk, serta bahan bakunya berasal dari limbah tepung tapioka yang diolah oleh warga sekitar dan hasilnya sudah memenuhi standar sertifikasi oleh Dinas Kesehatan. 3) Jaringan, dalam hal Jaringan kripik lamuk, memiliki dua cara dengan cara ofline (Agen) dan online. 4) Pemasaran, untuk pemasaran via online berupa Facebook, Instagram dan Whatshap. Ofline dari toko ke toko sampai pasar ke pasar. 5) Cikal bakal, sering diikutsertakan pameran UMKM di Kabupaten dengan mewakili Kecamatan. Dengan adanya pemanfaatan limbah untuk kripik lamuk ini memberikan dampak yang bagus dan keberlanjutan, karena dalam pelaksanaanya sudah sesuai dengan ekonomi kreatif.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 15
Tanggal Publikasi: 16 Jul 2020
Dibuat: 16 Jul 2020 02:07
Diupdate: 08 May 2026 21:38