Pengelolaan Biaya Operasional dalam Manajemen Zakat Pada LMI Kota Kediri Tahun 2012-2015
Abstrak
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang kelima. Zakat memiliki dua fungsi pertama, untuk membersihkan harta benda serta jiwa manusia. Kedua, zakat sebagai dana masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sosial guna mengurangi kemiskinan agar tercapai keadilan sosial. Hal inilah yang menjadikan lembaga amil zakat berlomba-lomba menghimpun dan mengelola zakat secara tepat. Dalam pengelolaan dana zakat diperlukan suatu biaya operasional untuk mendukung berjalannya suatu lembaga amil zakat. Pada LMI Kota Kediri dalam menjalankan tugas dan amanah dari masyarakat juga memerlukan biaya operasional dalam pengelolaan manajemen zakat. Pengelolaan biaya operasional yang baik dalam lembaga amil zakat dapat memunculkan kepercayaan donatur. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian di LMI Kota Kediri dengan fokus penelitian: 1) Darimanakah sumber dana untuk alokasi Biaya Operasional di LMI Kota Kediri tahun 2012-2015? 2) Bagaimana Pengelolaan biaya operasional dalam manajemen zakat pada LMI Kota Kediri tahun 2012-2015? Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dan dalam mencari data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada pegawai LMI Kota Kediri Baik Kepala cabang maupun pegawai. Observasi dilakukan di kantor LMI Kota Kediri untuk mengetahui bagaimana pengelolaan biaya operasional di LMI Kota Kediri. Metode dokumentasi dilakukan dengan mempelajari dokumen mengenai gambaran umum LMI Kota Kediri dan Laporan Keuangan yang dibutuhkan peneliti. Dalam penelitian ini ditemukan dua temuan yaitu (1) sumber dana untuk alokasi biaya operasional pada LMI Kota Kediri berasal dari dana zakat dengan prosentase 12.5% dan dari dana non zakat sebesar 20%. Menurut FOZ(Forum Organisasi Zakat) untuk dana non zakat boleh mengambil sebesar 30% namun di LMI Kota Kediri hanya mengambil 20% dari dana non zakat. (2) Pengelolaan biaya operasional dalam manajemen zakat di LMI Kota yaitu menerapkan ketentuan dengan prosentase 20% dari total penerimaan dana zakat dan non zakat. Dari tahun 2012-2015 mengalami fluktuasi yaitu pada tahun 2012 (18%), tahun 2013 (19%), tahun 2014 (14%) dan tahun 2015 (18%) hal ini dimungkinkan karena kondisi LMI Kota Kediri baik pada biaya operasional rutin, biaya operasional isidentil maupun biaya operasional gaji pegawai. Kata Kunci: Pengelolaan, Biaya Operasional, Manajemen Zakat.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 08 Feb 2021 |
| Dibuat: | 08 Feb 2021 05:35 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:03 |