Eksisitensi Pendidikan Agama Islam di Tengah Arus Budaya Materialisme Studi Kasus Siswa di SMAN 5 Kediri

Published ID 94 views 180 downloads
Abstrak

Pendidikan agama Islam diyakini lebih unggul daripada pendidikan lain. Dasar keyakinan itu adalah pendidikan Islam bersumber dari dan sekaligus dituntun oleh wahyu, Al Quran. Pendidikan agama Islam diandalkan untuk mengatasi problem kemanusiaan akibat krisis global yang mampu melahirkan budaya materialisme. Materialisme yaitu pandangan atau kecenderungan yang menganggap bahwa segala sesuatu dilihat dari segi materi atau kepemilikan barang sehingga hal itu mampu mempengaruhi karakter manusia yang pada akhirnya mengesampingkan nilai-nilai agama. Budaya materialisme di SMAN 5 Kediri mempengaruhi karakter dan gaya hidup siswa di SMAN 5 Kediri. Sehingga eksistensi pendidikan agama Islam sebagai upaya membentuk karakter siswa mulai dipertanyakan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana eksistensi pendidikan agama Islam di SMAN 5 Kediri? 2). Bagaimanakah arus budaya materialisme di SMAN 5 Kediri? 3). Bagaimanakah eksistensi pendidikan agama Islam di tengah arus budaya materialisme di SMAN 5 Kediri ? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah : 1). Menjelaskan eksistensi pendidikan agama Islam di SMAN 5 Kediri. 2). Mengungkapkan arus budaya materialisme yang terjadi di SMAN 5 Kediri. 3). Menjelaskan eksistensi pendidikan agama Islam di tengah arus budaya materialisme di SMAN 5 Kediri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, abstraksi fenomena, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1. Eksistensi pendidikan agama Islam di SMAN 5 ditunjukkan dengan kegiatan membaca al- Quran setiap hari, karakter siswa yang mencerminkan karakter pendidikan agama Islam, khataman setiap satu tahun sekali, sholat dhuhur dan jumat berjamaah, isro’ mi’roj, pondok romadhon, serta adanya biro konsultasi agama dan ekstrakurikuler seperti SKI sebagai wadah siswa berkaitan dengan keagamaan. 2. Adanya arus budaya materialisme di SMAN 5 Kediri menyebabkan perilaku menyimpang pada siswa. 3. Upaya pendidikan agama Islam dalam bentuk intra dan ekstra kurikuler berusaha untuk menjadi solusi untuk menjawab tantangan zaman dari adanya budaya materialisme dengan pembentukan karakter islami pada siswa

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 13
Tanggal Publikasi: 29 Apr 2021
Dibuat: 29 Apr 2021 01:03
Diupdate: 08 May 2026 22:12