Strategi Guru Pai Dalam Membiasakan Sholat Berjama’ah ( Studi Kasus di SMPN 5 JOMBANG)
Abstrak
Penelitian dalam skripsi ini sangatlah penting karena dalam pembiasaan shalat berjamaah kita bisa mengambil banyak manfaat dan hikmahnya, antara lain: sebagai bentuk ibadah kepada Allah, ta’aruf (saling mengenal), dapat membangun persatuan umat, memperlihatkan salah satu syiar Islam, berjamaah menjadi sarana turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah, mengikis kesenjangan sosial antara anggota masyarakat, memupuk semangat ukhuwah umat Islam dan masih banyak lagi. Fokus dalam penelitian ini adalah mengenai : 1). Bagaimana aktivitas sholat berjamaah peserta didik di SMPN 5 Jombang? 2). Bagaimana strategi guru PAI dalam membiasakan sholat berjamaah di SMPN 5 Jombang? 3). Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam membiasakan sholat berjamaah di SMPN 5 Jombang? Penelitian ini berdasarkan lokasi sumber datanya termasuk kategori penelitian lapangan, dan ditinjau dari segi sifat-sifat data termasuk dalam penelitian kualitatif, berdasarkan pembahasannya termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan mulai dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data dilakukan perpanjangan kehadiran, triangulasi, pembahasan teman sejawat dan klarifikasi dengan informan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah : 1). Aktivitas yang ada dalam membiasakan sholat berjamaah di SMPN 5 Jombang adalah sholat dhuhur dan sholat juma’at yg meliputi rangkaian kegiatan wudhu, sholat jamaah, berdo’a dan absensi. 2). Strategi yang digunakan oleh guru PAI untuk membiasakan sholat berjamaah adalah dengan menggunakan strategi individu dan klasikal, trial dan error (diulang-ulangi), problem solving, bagi anak yang aktif maka mereka akan mendapatkan nilai tambah atau nilai yang baik, memberikan motivasi.3). Faktor pendukung untuk membiasakan sholat berjamaah di SMPN 5 Jombang adalah fasilitas yang memadai, tempat wudhu untuk laki-laki dan perempuan masing-masing ada 20 buah dan pengeras, sedangkan faktor yang menghambat untuk membiasakan sholat berjamaah adalah kenakalan anak-anak yang mempengaruhi teman-teman untuk tidak mengikuti sholat berjamaah, faktor dari lingkungan keluarga karena ada dari keluarga peserta didik yang jarang untuk melakukan sholat, waktu yang hanya 30 menit,dan tidak ada tempat wudhu yang tertutup, serta banyak pendapat yang mengatakan bahwa sholat itu adalah urusan individu.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 20 May 2021 |
| Dibuat: | 20 May 2021 02:57 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:12 |