Religiusitas pelaku jual beli minuman keras (studi kasus kafe di Kelurahan Mojoroto Kota Kediri)
Abstrak
Minuman keras adalah salah satu benda yang diharamkan, baik konsumsi maupun transaksinya. Namun, seringkali ditemukan bahwa pengharaman tersebut tidak mencegah seorang muslim untuk mengkonsumsinya. Dengan adanya fakta tersebut, timbul pertanyaan mengenai religiusitas pelaku transaksi jual-beli minuman keras yang kemudian mendorong dilakukannya penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan mengenai religiusitas pelaku jual-beli minuman keras. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini kemudian dilakukan, dengan memilih konsumen sebagai objek, dan lokasi penelitian adalah Kafe di Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yakni, data secara langsung didapatkan oleh peneliti, melalui wawancara kepada narasumber, Sedangkan data sekunder bersumber dari rekaman dan foto-foto yang akan digunakan sebagai data pelengkap. Dari penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa religiusitas berbanding terbalik dengan konsumsi minuman keras. Artinya, apabila seseorang memiliki religiusitas, maka konsumsi minuman kerasnya akan sedikit, atau bahkan tidak ada. Tetapi jika religiusitasnya kurang, maka konsumsi minuman keras akan tinggi. Namun, selain faktor religiusitas, pengambilan keputusan untuk mengkonsumsi minuman keras juga sangat dipengaruhi oleh faktor sosial, yakni grup referensi (teman nongkrong/ngopi). Dengan demikian, individu yang ingin berhenti bertransaksi minuman keras perlu mengganti grup referensinya(teman nongkrongnya), agar tujuannya dapat tercapai.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 27 Jul 2021 |
| Dibuat: | 27 Jul 2021 03:57 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:13 |