Pergeseran sistem pengupahan buruh panen padi karena perubahan iklim dalam sosiologi ekonomi islam (studi kasus di Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk)

Published ID 176 views 192 downloads
Abstrak

Perubahan iklim yang terjadi saat ini, berdampak secara langsung pada sektor pertanian masyarakat pedesaan. Selain itu, perubahan iklim ini juga dirasakan oleh buruh panen padi pada upah yang akan diterima. Jika sebelumnya upah yang diterima adalah upah bawon, sekarang buruh padi menerima upah borongan. Pergeseran upah buruh ini merupakan fenomena ekonomi yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pergeseran sistem pengupahan buruh panen padi karena perubahan iklim yang terjadi di Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom Kaupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian kualitatif. Tekhnik pengumpulan data melalui observasi ke lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif dengan membuat gambaran sistematis dan aktual. Analisis dalam penelitian ini dilakuka dengan tiga cara yaitu reduksi data atau penyederhanaan, paparan atau sajian data kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak tahun 2015, beralihnya musim hujan ke musim kemarau tidak bisa diprediksi. Curah hujan yang semakin meningkat menyebabkan lahan pertanian mengalami banjir, bahkan sawah balong jika sudah banjir dalam kurun waktu satu bulan air belum bisa pesat. Sebelum tahun 2015, petani masih bisa menikmati hasil panen padi dengan kualitas bagus. Perubahan iklim yang berakibat banjir pada lahan pertanian ini berdampak langsung pada proses tanam, perkembangan tanaman, hingga proses pemanenan yang dilakukan oleh buruh panen padi semakin sulit karena lahan banjir dan padi ambruk/tumbang. Kesulitan yang dialami oleh burh panen padi ini, menyebabkan bergesernya upah yang buruh panen terima, yaitu dari upah bawon menjadi upah borongan. Bergesernya upah buruh panen padi karena perubahan iklim berpengaruh pula pada hubungan sosial antara petani dan buruh panen padi. Kesejahteraan dari masing-masing pihak merupakan tujuan dari adanya kegiatan ekonomi tersebut dan semakin meningkatnya taraf kehidupan, maka semakin banyak kebutuhan yang harus terpenuhi. Dalam proses penyimpanan upah yang didapatkan oleh buruh panen padi lebih efisien upah borongan daripada upah bawon.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 15
Tanggal Publikasi: 28 Jul 2021
Dibuat: 28 Jul 2021 05:00
Diupdate: 08 May 2026 22:13