Pengaruh FDR Terhadap ROA Bank Umum Syariah (Studi Kasus Bank Bukopin Syariah dan Bank BJB Syariah)

Published ID 190 views 104 downloads
Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pertumbuhan dan perkembangan bank syariah yang semakin meningkat. Hal ini dilihat dari kinerja keuangan bank syariah. Kinerja keuangan bank syariah dapat dilihat melalui profitabilitas bank yang mana diwakili oleh rasio ROA. ROA dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah FDR. Perkembangan FDR dari tahun 2014 hingga 2019 mengalami penurunan, sedangkan perkembangan ROA selalu mengalami kenaikan. Hal ini bertentangan dengan teori yang menyebutkan bahwa jika FDR naik, maka ROA juga akan naik. Penelitian ini akan dilakukan pada dua bank yang diilih untuk mewakili Bank Umum Syariah di Indonesia sebagai objek penelitian yang berdasarkan kapasitas permodalan ini. Bukopin Syariah dan BJB Syariah merupakan Bank Umum Syariah kategori BUKU 1 dengan kisaran modal inti sebesar 800 Milyar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan triwulan Bukopin Syariah dan BJB Syariah periode Maret 2010 hingga Desember 2020. Analisis dilakukan dengan cara asumsi klasik, uji regresi linier sederhana, uji hipotesis. Dari hasil analisis, menunjukkan bahwa perkembangan FDR Bukopin Syariah dan BJB Syariah berada komdisi yang cukup baik. Perkembangan ROA pada bank Bukopin Syariah dan BJB Syariah berada pada kondisi yang sangat kurang. Hasil analisis dari kedua bank tersebut yakni Bukopin Syariah dan BJB Syariah menyimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara FDR terhadap ROA. Hal ini diambil dari hasil uji hipotesis Bukopin Syariah thitung > ttabel yakni -4,376 < 1,991.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 13
Tanggal Publikasi: 29 Oct 2021
Dibuat: 29 Oct 2021 02:35
Diupdate: 08 May 2026 22:21