Pesan Dakwah Grup Band Purgatory
Abstrak
Dakwah merupakan panggilan kewajiban yang tidak ditentukan oleh struktur sosial, jabatan atau perbedaan warna kulit melainkan bagi seluruh manusia yang mengaku bahwa dirinya seorang muslim. Hubungan tersebut menjadi sebuah realita dalam kehidupan manusia ketika rangkaian kesatuan pesan yang dimaksud tersampaikan dengan jalan hikmah, arif dan bijaksana. Purgatory di awali oleh Lutfi yg ingin membuat band iseng-iseng bernama Acrophobia di tahun 1991 dengan personil 4 orang: Al (Bass), Lutfi (Gitar), Millano (Vocal), dan Fadli (Drum) dengan warna musik Crossover. Sekitar 4-5 bulan Fadli dan Milano keluar dari band, posisi baru band tersebut adalah: Al (Drum), Hendri (Bass/Vocal), Lutfi (Gitar), dan Arief (Gitar 2) dan Lutfi merubah nama band mereka menjadi Purgatory. Di tahun 1992 ini perombakan besar-besaran terjadi baik dari segi nama, personil dan warna musik pun menjadi Deathmetal dengan membawakan lagu-lagu Obituary & Sepultura. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Menggunakan teori Fenomenologi Edmund Husserl. Dalam memperoleh data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Skripsi yang menerangkan tentang pesan dakwah grup band Purgatory ini berakhir pada benang merah bahwa. Purgatory tidak menganggap diri mereka sebagai seorang pendakwah. Namun sebagai seorang musisi, mereka hanya menciptakan suatu karya yang bisa dinikmati semua orang dengan pesan-pesan dalam liriknya merupakan ajaran dari agama Islam. Dengan keyakinan mereka sebagai seorang muslim, mereka hanya menjalani kehidupan dengan tidak melanggar aturan-aturan yang ada dalam ajaran agama Islam.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 15 |
| Tanggal Publikasi: | 03 Nov 2021 |
| Dibuat: | 03 Nov 2021 01:46 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:21 |