Penerapan Pembiayaan Mudharabah Tanpa Agunan Dalam Meningkatkan Pendapatan Koperasi (Studi Kasus Koperasi Syariah Serba Usaha (KSSU) Harum Dhaha Kediri Tahun 2014-2016)

Published ID 138 views 97 downloads
Abstrak

Koperasi syariah merupakan lembaga intermediary bagi masyarakat dengan pembiayaan berbasis syari’ah menjadi sebuah solusi aktif yang menjadi produk riil ekonomi rakyat. Semakin banyak pembiayaan yang disalurkan maka prospek meningkatkan pendapatan juga semakin banyak. Peneliti mengambil tempat penelitian di Koperasi Syari’ah Serba Usaha (KSSU) Harum (Harapan Umat) Dhaha Kediri karena koperasi merupakan jenis lembaga keuangan yang paling dekat dalam berinteraksi dengan masyarakat dan terletak di sekitar para pedagang kecil. Serta di KSSU Harum Dhaha mengemas produk-produk pembiayaan yang berbeda dari koperasi syariah lain, yaitu pembiayaan tanpa agunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembiayaan mudharabah tanpa agunan dalam meningkatkan pendapatan di KSSU Harum Dhaha Kediri serta mengetahui kendalakendala dalam penerapan pembiayaan mudharabah tanpa agunan dalam meningkatkan pendapatan KSSU Harum Dhaha Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga metode pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah study kasus. Analisis datanya meliputi penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan waktu penelitian, trianggulasi, dan ketekunan pengamatan serta kedalaman observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas anggota KSSU Harum Dhaha Kediri yang melakukan pembiayaan mudharabah tanpa agunan adalah para pedagang kecil yang berada di sekitar lokasi saja. KSSU Harum Dhaha menggulirkan dana untuk pembiayaan mudharabah tanpa agunan pada anggota atau calon anggota yang termasuk kategori track record baik, dengan pendapatan anggota relatif tetap, sehingga dengan semakin banyaknya anggota yang melakukan pembiayaan mudharabah tanpa agunan maka pendapatan koperasi juga akan semakin meningkat. KSSU Harum Dhaha tidak memberlakukan adanya agunan sebagai jaminan agar para anggota atau calon anggota lebih mudah mendapatkan dana untuk tambahan modal, akan tetapi pihak koperasi tetap memberlakukan adanya referensi untuk meminimalisir adanya pembiayaan bermasalah, seperti kurang lancarnya pembayaran bahkan sampai terjadi macet, hal ini terjadi karena tidak diberlakukannya sistem denda apabila terlambat dalam pembayaran dan tidak adanya penyertaan agunan sehingga hal ini berimbas pada pendapatan koperasi.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 20
Tanggal Publikasi: 15 Nov 2021
Dibuat: 15 Nov 2021 02:29
Diupdate: 08 May 2026 22:23