Adversity Quotient Remaja Yang Bersekolah Dan Bekerja Di Kecamatan Mojoroto Kota Kediri

Published ID 63 views 76 downloads
Abstrak

Remaja yang bersekolah dan bekerja merupakan remaja yang berperan ganda. Remaja yang harus bersekolah dan bekerja pada usia yang masih membutuhkan orang lain untuk dapat membantu mengembangkan kemampuan fisik maupun psikisnya. Namun, remaja yang mempunyai Adversity Quotient yang tinggi merupakan remaja yang akan mampu bertahan untuk bersekolah dan bekerja. Adversity Quotient adalah daya tahan seseorang saat menghadapi suatu tantangan, permasalahan, perubahan atau kondisi yang membuat merasa terpuruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran, aspek aspek yang mempengaruhi, dan faktor faktor Adversity Quotient remaja yang bersekolah dan bekerja di Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 3 remaja, yaitu usia 16 tahun dan 17 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur dan wawancara tak terstruktur, observasi partisipasi pasif dan observasi tak terstruktur. Penulis akan menganalisis secara deskriptif kualitatif berupa kata-kata, tulisan atau lisan dari orang-orang yang berprilaku yang dapat dimengerti. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan yaitu: Adversity Quotient remaja yang bersekolah dan bekerja ini menguatkan asumsi yang ada sebelumnya, bahwa penyebabnya adalah kemiskian tidak sepenuhnya benar. Latar belakang remaja yang bersekolah dan bekerja pada subjek adalah melatih mandiri dan disuruh orang tua. Dalam hal tersebut semua remaja yang bekerja dan bersekolah memiliki tujuan hidup yang ingin dicapai masing masing. Aspek aspek Adversity Quotient remaja yang bersekolah dan bekerja ditemukan pada diri subjek, baik berupa fisik atau psikis. Aspek pertama adversity quotient yaitu control, aspek kedua yaitu origin and ownership, aspek ketiga yaitu reach dan endurance. Dan juga kemampuan quitters, campers, dan climbers dalam menghadapi tantangan kesulitan dimiliki oleh ketiga subjek. Faktor-faktor yang mempengaruhi berkembangnya adversity quotient pada subjek: faktor pertama adalah daya saing, factor kedua adalah produktivitas, faktor ketiga adalah ketekunan, faktor keempat adalah motivasi, faktor kelima adalah mengambil resiko, faktor keenam adalah perbaikan.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 18 Nov 2021
Dibuat: 18 Nov 2021 00:35
Diupdate: 08 May 2026 22:25