Penerimaan Diri Pada Remaja Yang Berasal Dari Keluarga Broken Home (Studi Kasus Di UPT Perlindungan Dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur)
Abstrak
Tidak semua anak bisa menerima bahwa sekarang mereka memiliki orangtua tunggal dan ini bisa mempengaruhi penerimaan diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran penerimaan diri pada remaja yang berasal dari keluarga Broken Home dan faktor-faktor yang mempengaruhinya yang tinggal di Asrama Unit Pelaksanaan Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ada emat remaja dengan keluarga Broken Home yang beusia 14-18 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa empat remaja dengan keluarga Broken Home memiliki penerimaan diri yang positif yang ditunjukkan dengan sikap mampu menerima kondisi kelebihan dan kekurangan yang dialaminya, mempunyai keyakinan untuk menjalani hidup, menganggap dirinya sederajat dengan orang lain, memiliki harapan yang realistik, dan mampu menerima pujian dan celaan. Penerimaan diri positif pada remaja ini muncul pada remaja yang berasal dari keluarga Broken Home. Penerimaan diri pada remaja pada penelitian dipengaruhi oleh pemahaman tentang diri sendiri, adanya harapan yang realistik, sikap anggota masyarakat yang menyenangkan dan pola asuh yang baik dari pengasuh di Asrama PPSAA.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 18 Nov 2021 |
| Dibuat: | 18 Nov 2021 04:42 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:24 |