Implementasi Arisan Sistem Menurun Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Dusun Tepus Desa Sukorejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri)

Published ID 203 views 166 downloads
Abstrak

Arisan merupakan pengumpulan uang oleh beberapa orang, lalu diundi atau kelompok yang terdiri dari beberapa orang yang mengumpulkan sejumlah harta baik berupa uang atau barang secara teratur atau tabungan bersama dalam bentuk hutang-piutang pada tiap-tiap periode tertentu yang berdiri diatas kesepakatan diantara setiap anggota. Fungsi arisan sebagai sarana atau wadah untuk menabung serta transaksi untuk hutang-piutang. Arisan yang telah dilakukan di Desa Tepus Dusun Sukorejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri yaitu arisan dengan sistem menurun. Adanya (Slot) nomor urut,serta jumlah setoran yang dibuat dan dicantumkan oleh Admin (ketua) arisan yang menjadi ciri khas arisan sistem menurun. Setiap anggota yang memilih Slot awal akan merugi karena jumlah setoran arisan lebih banyak. Dan untuk Slot yang terakhir akan untung karena jumlah setoran arisannya lebih sedikit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Metode yang digunakan untuk megumpulkan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode tersebut digunakan untuk dapat menjawab fokus penelitian ini, yaitu: 1) Bagaimana implementasi arisan sistem menurun di Desa Tepus Dusun sukorejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri? 2) Bagaimana perspektif ekonomi Islam terhadap implementasi arisan sistem menurun di Desa Tepus Dusun sukorejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri? Pertama, implementasi arisan sisem menurun ini berdasarkan slot urutan peserta. Dimana semakin atas nomor urut yang diambil maka semakin besar pula setoran yang harus dibayarkan dan sebaliknya, semakin bawah nomor urut yang diambil maka semakin kecil jumlah setoran yang harus dibayarkan oleh peserta. Kesimpulan kedua, terdapat selisih dari perbedaan setoran yang harus dibayarkan tersebut. Padahal semua anggota sama-sama mendapatkan Rp.10.000.000,- maka kegiatan arisan sistem menurun ini terdapat unsur ketidakadilan antara jumlah nilai setoran arisan, dari Slot awal sampai Slot akhir. Hal ini tidak sesuai dengan prinsip Ekonomi Islam. Ketidakadilan jumlah nilai setoran dalam arisan ini menyebabkan timbulnya Riba‟. Karena apabila diakumulasi jumlah uang yang disetor tidak sama dengan Rp. 10.000.000. Sedangkan sudah jelas bahwa agama Islam telah melarang Riba‟.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 16 Dec 2021
Dibuat: 16 Dec 2021 00:22
Diupdate: 08 May 2026 22:31