Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tunalaras Di SDN Betet 1 Kota Kediri
Abstrak
Latar belakang penelitian ini bahwa anak tunalaras memiliki gangguan sosial dan perilaku, yaitu berperilaku kurang sesuai dengan lingkungan. Dengan kelainan perilaku yang dimiliki oleh anak tunalaras, sehingga dalam menyampaikan materi pembelajaran perlu adanya model pembelajaran khusus untuk anak- anak tersebut, tidak bisa disamakan dengan anak normal pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Bagaimana model pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak tunalaras di SDN Betet 1 Kota Kediri? 2. Bagaimana masalah yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa tunalaras di SDN Betet 1 Kota Kediri? 3. Bagaimana upaya guru memberi pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa tunalaras di SDN Betet 1 Kota Kediri?. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif Deskriptif dengan mengambil latar SDN Betet 1 Kediir Kota. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data yang berhasil dikumpulkan kemudian dianalisa dan ditarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan mengadakan triangulasi metode dan sumber dengan cara membandingkan data hasil pengamatan dan hasil wawancara. Penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Model pembelajaran yang diterapkan di SDN Betet 1 Kota Kediri yaitu model pembelajaran jigsaw, model pembelajaran Konstektual, dan model pembelajaran Quantum. (2) Masalah yang dihadapi guru di SDN Betet 1 Kota Kediri dalam mendidik anak tuna laras sangat beragam diantaranya sebagai berikut. Kemauan peserta didik untuk maju itu sangat sedikit, kurangnya kedispilinan peserta didik dalam masuk sekolah, tenaga pengajar bukan guru pendidikan khusus sekolah luar biasa dan lingkungan keluarga yang tidak mendukung sehingga menyulitkan pihak sekolah dalam mendidik anak tuna laras. 3) Usaha yang ditempuh guru untuk mengatasi masalah pada anak tuna laras tersebut diantarannya, selalu menjalin komunikasi antar guru mata pelajaran dan guru bimbingan konseling ( BK ) mengenai kemampuan siswa, sikap dan perilaku selama di dalam kelas, adanya suatu pembiasaan di lingkungan sekolah, guru selalu mendidik khususnya anak tuna laras dengan penuh kesabaran, keuletan dan ketelatenan, adanya proses konseling dari guru bimbingan konseling (BK) yang telah mendapat informasi dari guru mata pelajaran.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 21 Dec 2021 |
| Dibuat: | 21 Dec 2021 09:31 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:33 |