Aktualisasi Prinsip-Prinsip Dakwah Sunan Ampel Dalam Meningkatkan Keteladanan Guru Di MTs Da’watul Khoir Kertosono

Published ID 161 views 132 downloads
Abstrak

Sunan Ampel merupakan salah satu di antara para Walisongo yang berdakwah pada periode awal. Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa Sunan Ampel adalah pencetus awal kaderisasi pendakwah yang berpusat di daerah pesisir bernama Ampel-Dentha (sekarang Surabaya), ruh dakwah Sunan Ampel adalah berdasarkan Al-Quran surah an-Nahl ayat 125 yaitu al-Hikmah, mauidzah hasanah, dan mujaddalah allati hiya ahsan. Dengan ketiga ruh (prinsip) tersebut keteladanan dapat tercipta, maka dari itu guru merupakan sosok yang di-gugu dan di-tiru, artinya di-gugu ucapannya dan di tiru perilakunya, seyogyanya juga tidak perlu jauh-jauh memiliki kiblat, jika dengan kazanah keilmuan lokal yang sudah ada maka selain Rasulullah sendiri, Sunan Ampel sangat pantas dijadikan sebagai kiblat. Untuk itu penulis tertarik mengangkat judul di atas dengan fokus penelitian sebagai berikut: 1). Bagaimana konsep keteladanan menurut guru di MTs Da’watul Khair, 2). Bagaimana bentuk keteladanan di MTs Da’watul Khair dalam aktualisasi prinsip-prinsip dakwah sunan ampel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan ditinjau dari sudut tempat penelitian dilakukan, terutama dalam rangka pengumpulan data, jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah Studi Kasus, yaitu penelitian difokuskan pada satu fenomena saja yang dipilih dan ingin dipahami secara mendalam, dengan mengabaikan fenomena-fenomena lainnya. Dimana kasus tersebut adalah tentang bentuk-bentuk keteladanan guru di MTs Da’watul Khair serta aktualisasinya dalam prinsip-prinsip dakwah Sunan Ampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Guru di MTs Da’watul Khair memberikan perspektif yang beraneka dalam memahami keteladan, bahwa keteladanan merupakan bentuk disiplin dan tanggung jawab terhadap profesinya, memberikan contoh perilaku yang baik kepada siswa dan sesama guru, menguasai terhadap mata pelajaran yang diampunya, dan memberikan penanaman nilai-nilai kepada siswa oleh guru, bahwa siswa senior juga harus mampu memberikan contoh yang baik kepada para junior. 2). Kemudian, bentuk-bentuk keteladanan bil-hikmah teraktualisasikan dalam pencetusan program pembiasan dan penyamaan mata pelajaran tersebut terhadap mata pelajaran PAI. Dalam bil-mauidzah teraktualisasikan dalam bentuk bimbingan mengaji al-Quran, kitab kuning, dan praktik ibadah, yang kesemuanya dibimbing langsung oleh guru MTs Da’watul Khair.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 18
Tanggal Publikasi: 27 Dec 2021
Dibuat: 27 Dec 2021 02:09
Diupdate: 08 May 2026 22:34