Segregasi Kelas Berbasis Gender (Studi Kasus Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Blitar)

Published ID 113 views 142 downloads
Abstrak

Fakta saat ini menunjukkan bahwa pergaulan yang terjadi di kalangan pelajar berkembang ke arah yang semakin bebas. Berbagai upaya telah dilakukan demi mencegah agar hal tersebut tidak terjadi. Sementara segregasi kelas berbasis gender diketahui sebagai bentuk pemisahan kelas antara peserta didik laki-laki dan perempuan selama pembelajaran. MTs Negeri 1 Kota Blitar merupakan madrasah tsanawiyah favorit di Kota Blitar yang diketahui telah menerapkan sistem tersebut. Pihak madrasah mengakui bahwa hal tersebut cukup efektif dalam mencegah perilaku negatif antar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) sejarah, (2) bentuk pelaksanaan, berikut (3) implikasi dari diterapkannya segregasi kelas berbasis gender di MTs Negeri 1 Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sementara untuk lokasi penelitian mengambil di MTs Negeri 1 Kota Blitar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Sedang untuk analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya untuk pengecekan keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sejarah diterapkannya segregasi kelas berbasis gender di MTs Negeri 1 Kota Blitar adalah murni untuk menerapkan syariat agama Islam. (2) Segregasi tersebut dilakukan madrasah dengan cara memisahkan kelas antara peserta didik laki-laki dan perempuan selama pembelajaran namun dengan tetap berada dalam satu lokasi yang sama. Sementara untuk pelaksanaan kegiatan lain seperti ekstrakurikuler dan organisasi secara umum masih digabung. Meskipun dilakukan pemisahan, namun tidak ada perbedaan perlakuan yang diberikan madrasah terhadap peserta didik, baik laki-laki maupun perempuan. (3) Beberapa implikasi positif telah berhasil dicapai madrasah dengan adanya sistem tersebut, di antaranya akhlak peserta didik yang kian terjaga, prestasi peserta didik berkembang secara lebih optimal, pembelajaran berlangsung secara lebih maksimal, dan lain sebagainya. Sementara untuk implikasi negatif di antaranya pergaulan peserta didik yang terbatas, peserta didik tidak mengetahui pola pikir dari lawan jenis, serta pembelajaran dirasa berlangsung lebih ramai.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 15
Tanggal Publikasi: 30 Dec 2021
Dibuat: 30 Dec 2021 02:44
Diupdate: 08 May 2026 22:34