Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Di MA Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Published ID 71 views 102 downloads
Abstrak

Pendidikan di Indonesia era sekarang praktik pendidikan yang dilaksanakan di sekolah belum memperlihatkan fungsi sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang berupaya menjadikan semua warganya menjadi terampil membaca untuk mendukung mereka sebagai pembelajar sepanjang hayat. Berdasarkan hal tersebut, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang melibatkan semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Dalam penelitian ini, focus masalah yang diambil oleh peneliti adalah: 1) Bagaimana implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS)? 2) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat Gerakan Literasi Sekolah (GLS)? 3) Apa dampak pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di MA Tarbiyatut Tholabah Lamongan? Adapun tujuan dari penelitian ini peneliti bermaksud menguraikan sistem pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dilakukan pihak sekolah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis studi kasus. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dilanjutkan analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Adapun sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, Waka, Guru, petugas perpustakaan dan siswa. Dalam penelitian ini juga dilakukan pengecekan keabsahan data menggunakan teknik perpanjangan observasi, dan triangulasi. Sedangkan tahapan penelitian berupa tahap pra lapangan, pekerjaan lapangan, analisis data dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi geralkan literasi sekolah (GLS) untuk meningkatkan prestais belajar siswa mata pelajaran baca kitab berhasil dilakukan melalui: 1) tahap tahap pembiasaan yang mana kegiatan membaca buku non pelajaran 15 menit sebelum pelajaran dimulai yang diikuti oleh guru dan peserta didik, selanjutnya pada tahap pengembangan pesera didik diberi tugas meresum buku yang telah dibaca dalam bentuk tulisan seperti, puisi, kata-kata bijak, dll, untuk tahap pembelajaran peserta didik menanggapi teks buku bacaan dan dikaitkan dengan mata pelajaran maupun pengalaman pribadi mereka; 2) Hambatan utama yang dirasakan oleh guru dalam pelaksaan gerakan literasi sekolah adalah peserta didik yang suka malas, serta kurangnya dorongan dan dukungan dari orang tua; 3) Dampak yang dirasakan baik guru maupun peserta didik gerakan literasi ini memberikan dampak yang positif, yang mana dengan adanya gerakan literasi peserta didik dapat terbiasa membaca dan menambah kedisiplinan guru dalam melaksanakan gerakan literasi sekolah serta memicu peningkatan prestasi belajar peserta didik.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 15
Tanggal Publikasi: 04 Jan 2022
Dibuat: 04 Jan 2022 02:01
Diupdate: 08 May 2026 22:35