Efektifitas Kegiatan Magang Terhadap Tingkat Kemandirian Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di SMALB Krida Utama 2 Loceret, Nganjuk Tahun 2021

Published ID 100 views 91 downloads
Abstrak

Yulia Eka Puspitasari, 2021. Efektifitas Kegiatan Magang terhadap Tingkat Kemandirian pada Anak Berkebutuhan Khusus di SMALB Krida Utama 2 Loceret, Nganjuk, Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Ilmu Dakwah, IAIN Kediri. Pembimbing (1) Tasmin, S, Ag., MA dan (2) Novi Wahyu Winastuti. M.Psi. Kata kunci :Kemandirian, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Magang Anak berkebutuhan Khusus (ABK) ialah anak istimewa yang berbeda dari anak normal pada umumnya, mereka mempunyai kekurangan baik secara fisik maupun secara mental yang mana tumbuh kembang mereka lebih lambat dari pada anak normal pada umumnya. Mereka lebih bergantung kepada orang lain karena keterbatas kemampuan mereka. Oleh dari itu, perlu untuk membuat anak agar bisa untuk mengurus dirinya sendiri dengan mengembangkan sikap kemandirian anak. Kemandirian bisa dipupuk sejak usia dini baik dengan lingkungan keluarga maupun sekolah. SMALB Krida Utama 2 Loceret Nganjuk menumbuhkembangakan sikap kemandirian dengan melakukan kegiatan magang di luar sekolah. Peneliti tertarik mengangkat judul “Efektifitas Kegiatan Magang terhadap Tingkat Kemandirian pada Anak Berkebutuhan Khusus di SMALB Krida Utama 2 Loceret, Nganjuk Tahun 2021”. Dengan rumusan masalah yaitu efektifitas kegiatan magang serta penerapan kegiatan magang terhadap kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas dari kegiatan magang terhadap kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif. Adapun sumber yang digunakan yaitu dengan melakukan angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data akan dianalisa menggunakan metode Pretest Postest. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa penerapan magang di SMALB Krida Utama 2 Loceret, Nganjuk dilakukan di 6 tempat yaitu di dua tempat pabrik kok (shuttle kock), pabrik krupuk, rumah sablon, rumah jahit serta pertokoan ternyata mampu untuk meningkatkan kemandirian anak. Dilihat dari adanya proses penghitungan yang dilakukan menggunakan SPSS bahwasannya terdapat peningkatan sebelum magang (pretest) dengan presentase 45% dikategori sedang, sedangkan setelah magang mendapatkan presentase 50% dengan kategori tinggi dapat disimpulkan bahwasannya magang meningkatkan kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan nilai signifikansi 0,022 < α = 0,05, maka Ho ditolak yang berarti bahwa ada perbedaan nilai siswa sebelum dan sesudah mengikuti program magang.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 13 Jan 2022
Dibuat: 13 Jan 2022 06:09
Diupdate: 08 May 2026 22:37