Implementasi Terapi Sabar Sebagai Upaya Menurunkan Kecemasan Korban Perundungan Di Pondok Pesantren Kedonglo Miladiyyah Kota Kediri

Published ID 131 views 182 downloads
Abstrak

Moh. Ato’urohman, Implementasi Terapi Sabar Sebagai Upaya Menurunkan Kecemasan Korban Perundungan Di Pondok Pesantren Kedonglo Miladiyyah Kota Kediri. Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuludhin dan Dakwah, IAIN KEDIRI. Pembimbing (1) Mohamad Zainal Arifin Pembimbing dan (2) Novi Wahyu Winastuti. Kata kunci : Perundungan, Kecemasan, Terapi Sabar Penelitian kali ini mengkaji mengenai kasus perundungan yang terjadi di Pondok Pesantren Kedunglo Miladiyyah, serta bagaimana cara menyelesaikan masalah itu. Adapun subjek yang ada dalam penelitian ini yaitu merupakan santri Pondok Miladiyyah yang pernah mengalami perundungan. Mengingat dampak dari perundungan sangat mempengaruhi kondisi psikis korban, sepeti cemas gelisah, serta mudah marah. Adanya terapi sabar ini tujuannya yaitu untuk mengetahui seberapa efektifitas terapi sabar dalam menurunkan kecemasan santri yang mengalami korban perundungan. Penelitian kali ini menggunakan metode jenis penelitian kualitatif. Dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun jumlah dalam penelitian kali ini berjumlah 3 orang serta 1 pengurus Pondok. Dalam analisis melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, vertifikasi data. Hasil dari penelitian ini diperoleh data bahwa penerapan terapi sabar yang dilakukan pada santri perundungan selama 40 hari menunjukan hasil yang berbeda pada ketiga subjek, dari subjek yang pertama dan subjek kedua bisa merasakan efek dari terapi sabar yang dijalani selama 40 hari. Keberhasilan tersebut dibuktikan dengan meningkatnya ibadah serta subjek bisa mulai bisa mengontrol emosi, sehingga mereka merasa nyaman tinggal di lingkungan Pondok Pesantren. Keberhasilan dari kedua subjek itu disebabkan karena mereka bisa dengan istiqomah dan taaturan dalam menjalani terapi sabar. Sedangkan pada subjek ketiga tidak bisa merasakan perubahan emosional, setelah menjalani terapi sabar sholawat selama 40 hari. Dibuktikan dengan subjek belum bisa mengontrol emosi dan belum bisa menjalani hidup di pondok pesantren dengan nyaman. Hal ini disebabkan karena subjek kurang istiqomah.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 18 Jan 2022
Dibuat: 18 Jan 2022 04:07
Diupdate: 08 May 2026 22:37