Implementasi Sabar Perspektif Al-Ghazali Dalam Meningkatkan Adversity Quotient Mahasiswa Tasawuf Dan Psikoterapi IAIN Kediri

Published ID 143 views 181 downloads
Abstrak

RATNAWATI, 2021. Implementasi Sabar Perspektif Al-Ghazali Dalam Meningkatkan Adversity Quotient Mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi IAIN Kediri. Skripsi, Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. Pembimbing (1) Dr. A. Halil Thahir, M. HI dan (2) Abu Syamsudin, M.Th.I Kata kunci: Implementasi, Sabar, Adversity Quotient. Mayoritas manusia mengakui bahwa hidup pasti menjumpai masalah. Tetapi dari masalah tersebut lahirlah kekuatan untuk menjalani hidup. Tentunya didukung Al-Qur’an sebagai tuntunan, nabi sebagai tauladan, dan fitrah manusia sebagai kesadaran alami dalam bersabar menyelesaikan persoalan. Sabar menjadi pilihan sikap yang tepat disaat menemui kondisi yang tepat pula. Terlebih di era pandemi seperti saat ini, banyak sektor kehidupan yang turut terdampak tak terkecuali dunia pendidikan. Mahasiswa IAIN Kediri merasakan berbagai cobaan dalam menuntut ilmu yang kini berubah model menjadi daring. Respon mahasiswa dalam menghadapi problem belajar daring tersebut akan menentukan seberapa kuat Adversity Quotient yang mereka miliki. Praktik sabar yang aktif dan AQ mereka dalam merespon kesulitan merupakan satu sikap penuh makna yang idealnya harus dimiliki mahasiswa, terkhusus mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi dimana penanaman nilai sabar telah mereka dapatkan di bangku kuliah. Penelitian ini dimaksudkan untuk : (1) Mengetahui perspektif Al-Ghazali tentang sabar. (2) Mengetahui relevansi sabar perspektif Al-Ghazali dengan Adversity Quotient (3) Mengetahui implementasi sabar perspektif Al-Ghazali dalam meningkatkan Adversity Quotient Mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi IAIN Kediri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis dan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, terungkap bahwa konsep sabar perspektif Al-Ghazali menekankan keteguhan hati pada jalan Allah dan menahan diri dari yang bukan jalan Allah, semata-mata karena pemberian ma’rifatNya yang membuahkan hal dan amal. Dalam praktiknya berwujud sikap menahan diri dari segala macam godaan hawa nafsu. Hal ini menimbulkan kemiripan aspek dengan konsep Adversity Quotient yang menekankan sikap bertahan diri dalam menghadapi berbagai macam godaan dan kesulitan hidup. Akan tetapi keduanya juga berbeda, sabar lebih menekankan pada pendekatan keagamaan sedangkan AQ merupakan pendekatan positivistik. Disaat mengimplementasikan sabar, Mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi telah mendapatkan penanaman ilmu sabar sebagai penguat diri dalam menaklukkan hawa nafsunya dan mampu bersabar dalam menyelesaikan skripsi tanpa putus asa dengan senantiasa melibatkan Allah dalam setiap prosesnya. Adapun perilaku mahasiswa yang pantang menyerah tersebut juga sesuai dengan kategori Climbers dalam pandangan AQ.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 18 Jan 2022
Dibuat: 18 Jan 2022 05:01
Diupdate: 08 May 2026 22:40