Perilaku Compulsive Buying Pengguna Shopee Paylater Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah IAIN Kediri

Published ID 194 views 121 downloads
Abstrak

ABSTRAK ARVIANTY NOVEMCA PUSPITA SARI, 2022, “Perilaku Compulsive Buying Penggunaan Shopee Paylater Pada Mahasiswa Tingkat Ahkir Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah IAIN KEDIRI”, pembimbing (1) H. hasan Basri M. Ag (2) Shofi Mirwani M. Psi, Psikolog Perilaku compulsive buying kerap terjadi pada mahasiswa tidak terkecuali pada mahasiswa di IAIN Kediri, Mahasiswa yang masih berada pada pegawasan orangtua ini berperilaku konsumtif hingga pada perilaku yang kompulsif guna menunjukkan status juga identitas sosialnya, mendapat tempat dalam pergaulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui juga memahami latar belakang pada mahasiswa di tingkatan akhir perkuliahan dalam berperilaku kompulsif, bentuk dari perilaku kompulsif yang dilakukan itu sendiri, dan bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh perilaku compulsive buying. Dengan adanya pemahaman mengenai perilaku dari compulsive buying ini diharapkan dapat memberikan penanganan yang tepat untuk pelaku dari compulsive buying. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskritif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah tiga mahasiswa dari fakultas ushuluddin dan dakwah IAIN Kediri yang terdiri dari dua subjek dari program studi psikologi islam dan satu dari program studi komunikasi dan penyiaran islam. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1). Perilaku compulsive buying pada ketiga subjek beragam. Dari ketiga subjek rata-rata gemar berbelanja baju, perawatan wajah, makeup dan aksesoris penunjang penampilan lain. Frekuensi belanja dari ketiga subjek pun jug beragama yakni rata-rata melakukan pembelian sekitar lebih dari 3 kali dalam satu bulan dengan rata-rata cicilan shopee paylater sebesar lebih dari Rp. 400.000,- setiap bulannya. Skor CBS dari ketiga subjek memiliki hasil yang berbeda, subjek I dengan skor 2,15 tergolong pada low (borderline), subjek II dengan skor tes CBS sebesar 2,85 tergolong pada medium (borderline) dan subjek III dengan skor 2,23 dan tergolong pada low (borderline). (2). Terdapat 3 faktor pencetus dari perilaku compulsive buying yakni faktor internal (kepercayaan diri, kontrol diri, dan ketidakstabilan emosi), faktor eksternal (keluarga, teman sebaya dan media massa), dan faktor situasional berupa media pembayaran yakni kartu kredit/paylater dan yang digunakan ialah shopee paylater. (3). Dampak yang diakibatkan dari perilaku compulsive buying yakni: kepercayaan diri meningkat, menjadi pusat perhatian, boros, terlilit hutang, mendapat teguran dari orang terdekat, dan penyesalan setelah belanja. Kata Kunci : Mahasiswa, Perilaku compusive buying

Sitasi

Sari , Arvianty Novemca Puspita .   (2022). Perilaku Compulsive Buying Pengguna Shopee Paylater Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah IAIN Kediri. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Arvianty Novemca Puspita Sari

novemcaarvianty@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Arvianty Novemca Puspita Sari
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 32
Tanggal Publikasi: 24 Feb 2022
Dibuat: 24 Feb 2022 04:19
Diupdate: 08 May 2026 22:49