Pemikiran Pendidikan Islam Syekh Ahmad Al-Qushashi Dan Relevansinya Di Era Modern
Abstrak
ABSTRAK HANIF FATHONI, 2021, Pemikiran Pendidikan Islam Syekh Ahmad Al-Qusha>shi Dan Relevansinya Di Era Modern, Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah , Pascasarjana IAIN Kediri, Dosen Pembimbing: 1. Dr. H.Anis Humaidi, M.Ag, 2. Dr. H. Moh. Asror Yusuf, M.Ag. Kata Kunci: Pemikiran Pendidikan Islam, al-Qusha>shi>, Pendidikan Islam Sejarah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, tidak terlepas dari peran para ulama timur tengah yang memiliki pengaruh cukup besar di masa lalu. Dalam konteks ini, kajian pemikiran pendidikan Islam menjadi sangat penting dilakukan. Syeikh Ahmad al-Qusha>shi> merupakan representasi ulama abad ke 17 yang patut dikaji serta ditelaah pemikirannya karena berkaitan erat dengan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini diperlukan, karena belum ada yang membahas al-Qusha>shi> khususnya tentang pendidikan agar dapat memahami tujuan, metode, kurikulum, pola interaksi guru-murid dalam pendidikan menurut al-Qusha>shi>, serta relevansinya dengan pendidikan era modern di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode deskriptif analitik, karena dalam seluruh prosesnya penulis menggunakan berbagai macam pustaka yang relevan untuk menjawab permasalahan yang dicermati. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyakarya al-Qusha>shi> seperti as-Simth al-Majid, dan Manz}u>nah al-Tawhi>d serta beberapa kitab murid al-Qusha>shi> seperti al-Umam li Iqazh al-Himam (karya Syeikh Ibrahim al-Kurani) serta Fawa>id al-Irtiha>l (Mustafa al-Hamawi) dan al-Rih}lah al-Ayya>shiyah (karya Abdullah Al-Ayya>shi). Adapun data sekunder yang digunakan berasal dari sumber-sumber terkait seperti Tanbi>hu al-Ma>syi fi at-T{ari>q al-Qusha>shi> karya Syeikh Abd al-Ra’u>f al-Fansu>ri, Seventeenth-Century Islamic Teaching in Medina: The Life, Circle, and Forum of Ahmad al-Qushashi dan beberapa sumber lainnya. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah content analisis yang digagas oleh Shelley dan Krippendorff. Hasil penelitian tentang pemikiran pendidikan al-Qusha>shi> dapat digambarkan secara ringkas sebagai berikut: Pertama, tujuan pendidikan menurut al-Qusha>shi> adalah 1). Untuk mentauhidkan Allah, 2). Agar menjadi hamba yang bertakwa (al-muttaqi). Kemudian indikatornya adalah ikhlas karena Allah serta tidak mensekutukan-Nya, takut kepada-Nya, mencintai dan banyak mengingat-Nya. Kedua, kurikulum pendidikan menurut al-Qusha>shi> adalah kurikulum yang berlandaskan tauhid. Kurikulum ini dibagi menjadi tauhid untuk awam, khusus dan sangat khusus. Pendekatan kurikulum al-Qusha>shi> berdasarkan pola integrasi antara antara ilmu lahir (eksoteris) dan ilmu batin (esoteris). Ketiga, metode pendidikan menurut al-Qusha>shi> adalah metode keteladanan, metode bai’at dan talqi>n, al-S{uhbah dan al-Ta’di>b, metode tasli>m, dan metode Ilba>s. Keempat, pola interaksi guru dan murid adalah pola interaksi kekeluargaan, dimana guru berperan sebagai orang tua, pendidik, dan pemandu murid. Kelima, pemikiran pendidikan al-Qusha>shi> cukup relevan dengan pendidikan di Era Modern, khusunya untuk mengatasi permasalahan pendidikan yang ada.
Sitasi
Fathoni , Hanif . (2022). Pemikiran Pendidikan Islam Syekh Ahmad Al-Qushashi Dan Relevansinya Di Era Modern. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Hanif Fathoni
haneef621@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Hanif Fathoni |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 41 |
| Tanggal Publikasi: | 17 Mar 2022 |
| Dibuat: | 17 Mar 2022 05:10 |
| Diupdate: | 08 May 2026 22:56 |