Term Zubur Dalam Al-Quran : Studi Tafsir Al Manār Karya Muhammad Abduh Dan Rasyid Ridā
Abstrak
AHMAD SYAUQI KAFABIH, Dosen Pembimbing Dr. Mohamad Zaenal Arifin, MHI. dan Abu Syamsudin, M.Th.I., Term Zubur Dalam Al-Qur’an : Studi Tafsir Al Manār Karya Muhammad Abduh dan Rasyid Ridā. Program Studi Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, 2021. Kata Kunci: Term Zubur, Studi Al-Manār Studi tafsir atas term Zubur adalah hal yang penting untuk mendalami makna yang terkandung di dalam Al-Qur’an dalam hal ini akan dikaji melalui kitab tafsir al-Manār, keistimewaan Tafsir al-Manār yaitu Selektif dalam menghimpun riwayat-riwayat, menghindari riwayat-riwayat Israiliyyat dan hadist-hadist Maudhu’i. Penjelasan dari ayat-ayat Al-Qur’an dengan bahasa yang menarik, serta mengungkapkan makna-makna tersirat di dalamnya dengan gambaran yang mudah dipahami serta responsif terhadap problematika yang berkembang di tengah masyarkat. Maka dari itu penelitian ini berfokus pada 1) bagaimana biografi Muhammad Abduh dan Rasyid Ridā? 2)bagaimana makna Zubur dalam Al-Qur’an secara linguistik studi tafsir al-Manār? 3) bagaimana impikasi penafsiran ayat Al-Qur’an terhadap makna Zubur? Kajian ini adalah kajian pustaka (Library Research), dengan jenis penelitian kualitatif sedangkan pembahasan dalam penelitian ini menggunakan studi al-Manār dengan metode maudhui. Hasil penelitian yaitu: 1) Secara etimologi, maudhui berasal dari akar kata al-wadh’u yang tersusun dari kata kerja wadha’a–yadha’u–wadhi’un–maudhu’un yang berarti yang menjadikan, meletakkan, atau menempatkan sesuatu pada tempatnya. 2) Kata Zubur dalam tafsir al-Manār secara umum memiliki 5 arti tetapi yang lebih dominan yaitu Zubur dengan makna kitab dan mu’jizat. Zubur sendiri berasal dari bahasa Arab:زبور yang disebut oleh sebagian ulama dengan kata “Mazmur”, atau yang berarti salah satu kitab suci Allah SWT yang diturunkan kepada rosul pilihan sebelum Al-Qur’an. Sedangkan dalam segi istilah, Zabur dalam bahasa Ibrani zimra-zamir-mizmor (mazmur atau psalm), yang merupakan derivasi zamar, yang berarti nyanyi, nyanyikan pujian, buatkan musik. Di dalam Islam sendiri, Zabur merupakan kitab suci yang di tunkan oleh Allah SWT kepada kaum bani israil melalui nabi Daud as. 3) Impikasi di kalangan masyarakat, bahwa penafsiran ayat Al-Qur’an terhadap makna Zubur dapat terlihat pada implementasi Zubur tersebut. sebagai contoh pada kalangan umat beragama terdapat suatu kepercayaan yang memegang erat kaidah dan norma yang terkandung didalamnya kemudian di yakini datang dari tuhan. Di sisi yang lain tergambar norma tersebut sebai suatu bentuk moralitas sosial yang dapat berpotensi menciptakan keharmonisan dalam bermasyarakat. Sehingga dapat di pahami bahwa secara umum implikasi yang dimunculkan oleh Zubur adalah dua norma yang mampu memberikan perdamaian yaitu dari segi agama dan sosial masyarakat.
Sitasi
Kafabih , Ahmad syauqi . (2022). Term Zubur Dalam Al-Quran : Studi Tafsir Al Manār Karya Muhammad Abduh Dan Rasyid Ridā. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Ahmad syauqi Kafabih
syauqikafabih@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Ahmad syauqi Kafabih |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 31 |
| Tanggal Publikasi: | 11 Apr 2022 |
| Dibuat: | 11 Apr 2022 03:15 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:04 |