Strategi Coping Stress Pada Guru Pendamping Khusus Yang Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) (Studi Kasus di SDN BETET 1 Kota Kediri)
Abstrak
Guru pendamping khusus adalah guru yang memiliki potensi dan peran membantu guru kelas mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK) yang memiliki hambatan perkembangan dan hambatan akademik. Adapun seluruh guru pendamping khusus disini bukan dari jurusan pendidikan luar biasa (PLB) yang mengetahui tentang anak berkebutuhan khusus (ABK) secara mendalam. Meskipun semua guru yang bukan dari jurusan PLB bisa mengajar ABK, namun perlu pelatihan dan pengetahuan mendalam tentang ABK. Selain itu, dalam mengajar dan mengatasi hambatan ABK, tidak semua berjalan lancar, guru mengalami kesulitan dan tekanan (stress) dalam mengatasi berbagai hambatan saat mengajar ABK, seperti saat menghadapi tantrum, tidak kondusif, tidak patuh, sulitnya menerima informasi. Karna hal ini guru merasakan stress diantaranya merasakan kelelahan, sakit kepala, bingung, marah, terganggu konsentrasi mengajar dan lain sebagainya. Dengan hal ini, menuntut guru melakukan berbagai strategi/intervensi untuk mengatasinya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala stress yang dialami guru pendamping khusus, mengetahui strategi coping stress yang dimiliki guru pendamping khusus dan faktor yang mempengaruhinya trategi coping. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan memperoleh sumber data dari guru pendamping khusus secara langsung, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam guru pendamping khusus mengalami stress ringan yang mampu diatasi menggunakan strategi coping stress. Stress yang nampak pada segi fisik, emosional, kognitif dan behavioral. Adapun gejala Stress yang mendominasi dan berdampak pada kinerja guru terlihat pada gejala fisik, diantaranya: tubuh cepat lelah, cepat haus dan lapar, pusing, sakit kepala, tenggorokan kering, suara habis/hilang. Sehingga strategi coping stress yang dilakukan guru ialah menggunakan kedua orientasi, pada Problem Focus Coping (PFC) dan Emotion Focused Coping (EFC). Hanya saja pada aspek Escape atau Avoidance dan Distancing jarang digunakan. Sedangkan faktor yang sangat mempengaruhi strategi coping stress guru pendamping khusus berupa faktor internal dan eksternal yaitu kesehatan fisik, keyakinan dan pandangan positif, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan sosial, dukungan sosial dan materi.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 15 |
| Tanggal Publikasi: | 01 Apr 2022 |
| Dibuat: | 01 Apr 2022 03:22 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:00 |