Komunikasi interpersonal "Mbok Jamu Segar" dalam pergeseran pola konsumsi masKomunikasi Interpersonal "Mbok Jamu Segar" Dalam Pergeseran Pola Konsumsi Masyarakat Di Kota Kediriyarakat di kota Kediri
Abstrak
SARTIKA WAHYUNINGTYAS, Dosen Pembimbing 1 Dr. Prilani, M Si, dan Dosen Pembimbing 2 Hj. Citra Orwela, S.Fil, M.I.Kom., Komunikasi Interpersonal “Mbok Jamu Segar” dalam Pergeseran Pola Konsumsi Masyarakat di Kota Kediri, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, 2022. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, “Mbok Jamu Segar”, Pergeseran Pola Konsumsi Masyarakat Komunikasi interpersonal “Mbok Jamu Segar” pada era digital dengan sebelum adanya era digital mengalami pergeseran. Pergeseran tersebut terjadi karena adanya perubahan perilaku konsumsi masyarakat pada kelompok makanan maupun bukan makanan, khususnya pendayagunaan teknologi beserta perubahan representasi, persepsi dan preferensi konsumen dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan mengkonsumsi jamu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui komunikasi interpersonal “Mbok Jamu Segar” dalam pergeseran pola konsumsi masyarakat di Kota Kediri beserta faktor-faktor yang menjadi hambatan komunikasi interpersonal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Pendekatan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini berasal dari wawancara dengan informan “Mbok Jamu Segar” beserta konsumennya, pengamatan observasi dan dokumentasi bukti-bukti aktivitas jual beli jamu segar. Sumber data sekunder dalam penelitian ini berasal dari bahan referensi yang relevan dengan topik penelitian berupa dokumen tercetak maupun online. Hasil penelitian ini adalah komunikasi interpersonal “Mbok Jamu Segar” dalam pergeseran pola konsumsi masyarakat di Kota Kediri berlangsung dengan baik ditinjau dari penemuan adanya praktik sikap positif untuk mendukung efektivitas komunikasi interpersonal antara “Mbok Jamu Segar” dengan konsumennya. Sikap positif ini terdiri dari: openness, empathy, supportiveness, positiveness, dan equality. Selain itu, ditemukan pula penerapan kesatuan hukum pokok komunikasi yang efektif dalam komunikasi interpersonal. Kesatuan tersebut dibangun berdasarkan sejumlah unsur yakni: respect, empathy, audible, clarity, humble. Faktor-faktor yang menjadi hambatan adalah keterbatasan kepentingan, perbedaan gaya berkomunikasi, kesenjangan pengetahuan dan pengalaman, serta penutupan akses pada informasi yang pernah disalahgunakan.
Sitasi
Wahyuningtyas , Sartika . (2022). Komunikasi interpersonal "Mbok Jamu Segar" dalam pergeseran pola konsumsi masKomunikasi Interpersonal "Mbok Jamu Segar" Dalam Pergeseran Pola Konsumsi Masyarakat Di Kota Kediriyarakat di kota Kediri. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Sartika Wahyuningtyas
wahsartika@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Sartika Wahyuningtyas |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 37 |
| Tanggal Publikasi: | 18 Apr 2022 |
| Dibuat: | 18 Apr 2022 02:39 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:05 |