Self Love Untuk Meningkatkan Self Awarness Pada Karyawan (Studi Kasus Bengkel Las Richal Jaya Desa Banaran

Published ID 75 views 188 downloads
Abstrak

ABSTRAK RICHA PUSPITASARI, Dosen Pembimbing: Dr.Mohammad Arif, MA dan Fidia Astuti, M. Psi, Psikolog: Self Love Untuk Meningkatkan Self Awarness Pada Karyawan (Studi Kasus Bengkel Las Richal Jaya Desa Banaran , Psikologi Islam, Uhuluddin dan Ilmu Sosial, IAIN Kediri, 2021. Kata Kunci: ,Self Love, Self Awarness, Karyawan. Self Awarness merupakan proses yang mencakup respon mental dan tingkah laku individu sebagai usaha individu agar dapat berhasil mengatasi kebutuhan-kebutuhan yang ada di dalam dirinya yang bertujuan untuk memperoleh keselarasan dan keharmonisan antara tuntutan dari dalam diri dengan apa yang diharapkan oleh lingkungan. Hal ini sangat diperlukan oleh Karyawan yang bekerja di Bengkel Las yang sudah lebih dari satu tahun. Karena Self Love bisa meningkatkan Self Awarness menyesuaikan diri dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis individu. Sebaliknya, individu yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan baik akan mengalami berbagai macam hambatan dan gangguan yang mengancam kesehatan mental dan kesejahteraan psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyesuaian diri mahasiswa NTT dalam berinteraksi dengan masyarakat Jawa, karakteristik penyesuaian diri mahasiswa NTT, dan faktor apa saja yang mempengaruhi penyesuaian diri mahasiswa NTT dalam berinteraksi dengan masyarakat Jawa di Kediri. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian Studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan FGD, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah Tiga Karyawan , yang bekerja lebih dari satu tahun, yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menyatakan: (1) Gambaran penyesuaian diri mahasiswa NTT dalam berinteraksi sosial dengan masyarakat Wilayah Lingkungan Tirtoudan berhasil. Hal ini ditunjukkan dengan tidak ditemukannya keinginan lari dari kenyataan dan tidak percaya pada potensi dirinya. Sedangkan penyesuaian sosial mahasiswa NTT gagal karena terdapat perasaan asing dengan budaya yang ada di tempat tinggalnya saat ini dan kesulitan dalam memahami bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari yang berlaku di masyarakat. (2) Karakteristik penyesuaian diri mahasiswa NTT mengarah pada penyesuaian diri yang normal (positif). Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara kedelapan informan yang menunjukkan tidak terdapat ketegangan emosi yang berlebihan ketika mereka menghadapi permasalahan, berusaha berpikiran objektif, mampu memanfaatkan masa lalu mereka untuk belajar menyesuaikan diri. (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri mahasiswa NTT adalah faktor fisiologis dan faktor perkembangan dan kematangan, faktor psikologis, lingkungan, budaya dan agama.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 29
Tanggal Publikasi: 20 Apr 2022
Dibuat: 20 Apr 2022 01:42
Diupdate: 08 May 2026 23:08