Tradisi Saweran Pengantin Perspektif Maqosid Syariah (Studi Kasus Di Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi)

Published ID 173 views 131 downloads
Abstrak

Dalam hidup bermasyarakat sebuah tradisi sangat dijunjung tinggi bahkan dijadikan tolak ukur kebaikan oleh sebagian orang. Perkembangan zaman pun membuat tradisi yang telah dilaksanakan secara turun-temurun mulai dipertanyakan hukum islamnya dipandang dari sudut pandang maqosid syariah serta bagaimana proses praktiknya. Adapun fokus penelitian ini adalah : (1) bagaimana tradisi saweran pengantin di kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi?, dan fokus penelitian ke (2) Bagaimana lirik juga benda beserta makna filosofinya di lihat dari perspektif Maqosid Syariah? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisiis deskriptif. Teknik pengumpulan yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekataan ini sangat baik digunakan dalam penelitian yang berjudul “. Tradisi Saweran Pengantin Perspektif Maqosid Syariah (Studi Kasus di Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi) Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tradisi saweran pengantin merupakan pembekalan yang berisi petuah untuk para pengantin yang kelak akan melaksanakan bahtera rumah tangga. (2) tradisi saweran pengantin yang telah dilakukan secara turun temurun di kecamatan gunung Puyuh Kota Sukabumi sama sekali tidak menyalahi aturan agama islam dan juga telah memenuhi persyaratan Maqosid Syariah.

Sitasi

Hadi , M. Julian Pratama .   (2022). Tradisi Saweran Pengantin Perspektif Maqosid Syariah (Studi Kasus Di Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
M. Julian Pratama Hadi

Juliananjang@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: M. Julian Pratama Hadi
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 20 Apr 2022
Dibuat: 20 Apr 2022 02:24
Diupdate: 08 May 2026 23:08