Etika Komunikasi Dalam Menekankan Pentingnya Bijak Berkomentar Di Media Sosial Instagram Perspektif Hadis Nabi
Abstrak
Komunikasi adalah sarana untuk terjalinnya hubungan antar seseorang dengan orang lain. Pada perkembangannya, komunikasi tidak hanya dilakukan secara langsung dalam kehidupan nyata, melainkan juga dilakukan melalui media maya dengan memanfaatkan akunakun media sosial. Akan tetapi, pada praktik komunikasi dalam media sosial, masih didapati sejumlah pelanggaran dalam beretika komunikasi. Salah satunya adanya kejahatan cyberbullying. Hal ini sebagaimana kasus yang menimpa Nissa Sabyan salah satu personil dari Sabyan Gambus. Nissa mengalami hinaan dan cacian di platform Instagram nya. Dampak dari kejadian itu Nissa merasa malu melakukan kegiatan di luar rumah, karena takut akan dihina lebih dari komentar yang ada di platfom Instagram nya. Agar tindakan seperti itu tidak terjadi, maka etika komunikasi harus dipahami dan diterapkan agar tidak merugikan orang lain. salah satu yang diriwayatkan dari sahih al-Bukha>ri melalui periwayatan sahabat Abu Hurairah menyatakan tentang pentingnya berpikir dan teliti terlebih dahulu sebelum berkata. Penelitian ini selanjutnya untuk menjelaskan bagaimana etika komunikasi menurut perspektif hadis Nabi Saw dan bagaimana etika berkomunikasi dalam menekankan bijak berkomentar di media sosial. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan data-data kepustakaan (library research) dan dikaji dengan menggunakan metode hadis tematik. Sumber data primer yang digunakan meliputi kitab-kitab hadis induk (al-kutub al-tis’ah). Sedangkan sumber sekunder disini meliputi kitab syarh al-hadis, kitab asbab al-wurud, kitab al-jarh wa ta’dil, serta sumber lain yang relevan dengan judul. Hasil penelitian ini adalah pada hadis Nabi dalam kitab S{ahih al-Bukha>ri nomor indek 6477 memiliki kualitas S{ah{i>h{ Li dzatihi. Dengan demikian hadis tersebut dapat dijadikan sebagai hujjah atau landasan dalam mengambil sebuah hukum. Sebab kandungan dalam hadis tersebut tidak bertentangan dengan beberapa tolok ukur yang dijadikan barometer dalam penilaian. Etika komunikasi dalam perspektif hadis Nabi adalah aturan tentang perilaku manusia dalam menjaga lisannya dari ucapan-ucapan yang tidak berarti, juga mengajarkan kita menegakkan nilai-nilai kejujuran (kebenaran) dalam berkomunikasi, kemudian dalam berkomunikasi didasarkan pada perkataan yang baik dan tidak membawa kemudaratan baginya didunia dan diakhirat. Dalam melakukan sebuah komunikasi khususnya dalam situs jejaring sosial atau media sosial sebaiknya menggunakan sebuah etika, yaitu menggunakan kata-kata yang layak dan sopan pada akun-akun media sosial yang kita miliki ataupun saat berinteraksi dangan pengguna media sosial lainnya. Pakailah bahasa yang tepat dengan siapa kita berinteraksi dan bijaklah dalam berkomentar di media sosial. menjauhi hal-hal yang yang temasuk dalam kejahatan dalam bermedia sosial seperti halnya mencela, mencaci, menghina, atau melakukan tindakan cyberbullying, jadi pergunakanlah media sosial sebaik mungkin dalam berbagi Informasi, maupun berkomunikasi sesuai etika yang berlaku.
Sitasi
Lestari , Tri . (2022). Etika Komunikasi Dalam Menekankan Pentingnya Bijak Berkomentar Di Media Sosial Instagram Perspektif Hadis Nabi. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Tri Lestari
trilestari1898@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Tri Lestari |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 16 |
| Tanggal Publikasi: | 22 Apr 2022 |
| Dibuat: | 22 Apr 2022 04:10 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:09 |