Konsep Sabar Dalam Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah Dan Implikasinya Terhadap Upaya Pengendalian Emosi

Published ID 69 views 187 downloads
Abstrak

ABSTRAK NUR AFIDATUL FATEKAH, 2021. Konsep Sabar dalam Perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dan Implikasinya terhadap Upaya Pengendalian Emosi, Skripsi, Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, Pembimbing (1) Dra. Robingatun, M.Pd.I dan (2) Akhmad Hasan Saleh, M.P.I Kata Kunci : Konsep Sabar, Upaya Pengendalian Emosi Penelitian ini berangkat dari keresahan penulis terhadap keadaan di masyarakat yang belum maksimal dalam menerapkan sabar; ketika menghadapi dampak dari pesatnya kemajuan teknologi, problematika yang timbul akibat tidak tercapainya suatu kebutuhan serta adanya ujian atau musibah yang melanda. Hal tersebut juga berpengaruh pada ketidakseimbangan emosi manusia yang dapat menimbulkan gangguan emosional. Adapun tujuan dari penelitian ini tidak lain adalah untuk mengetahui implikasi konsep sabar dalam perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah terhadap upaya pengendalian emosi. Penulis berusaha mencari tahu serta menjelaskan mengenai konsep sabar dalam perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dan implikasi konsep tersebut terhadap upaya pengendalian emosi dengan menggunakan metode penelitian kajian kepustakaan (library research). Data-data yang bersumber pada buku-buku atau karya ilmiah yang berkaitan dengan konsep sabar dan upaya pengendalian emosi di analisis dengan cara interpretasi dan deduktif. Adapun sumber data primer pada penelitian ini ialah kitab Idah al-Shabirin wa Dzakhirah al-Syakirin karya Ibnu Qayyim dan buku Kecerdasan Emosional karya Daniel Goleman. Dari penelitian terdapat sebuah kesimpulan bahwa konsep sabar dalam perspektif Ibnu Qayyim al-Jauziyyah merupakan kunci dalam upaya pengendalian emosi. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah menjelaskan sabar tidak hanya usaha menahan diri dari godaan hawa nafsu, namun juga sebuah usaha dalam mengendalikan emosi agar tidak melakukan hal-hal bodoh. Ketika manusia dapat sabar secara kontinyu mengekang dorongan hawa nafsu dan memenangkan dorongan akal serta agama, maka terciptalah ketenangan. Ibnu Qayyim juga menjelaskan bahwa keluh kesah hendaknya dihindari, sebab keluh-kesah tidak akan mencegah dan menghilangkan suatu musibah atau cobaan hidup. Keluh-kesah hanya akan menjadi musibah kedua sehingga terasa berlipat-lipat beratnya cobaan tersebut. Sedangkan keterkaitan konsep sabar Ibnu Qayyim terhadap upaya pengendalian emosi ialah sama-sama bisa menghambat godaan nafsu untuk melakukan hal bodoh atau perilaku tercela. Sabar dan upaya pengendalian emosi mengantarkan manusia pada pengenalan diri. Selain itu manusia juga dapat mengendalikan diri di atas dorongan hawa nafsu. Disisi lain, sabar dan upaya pengendalian emosi dapat mengantarkan manusia pada ketenangan. Sabar menjadi kunci terhadap upaya pengendalian emosi, sebab sabar mengantarkan manusia pada ketenangan. Ketika ketenangan ada pada diri seseorang, maka orang tersebut akan dapat mengoptimalkan fungsi akal serta pengetahuan agama terhadap serangan hawa nafsu.

Sitasi

Fatekah , Nur Afidatul .   (2022). Konsep Sabar Dalam Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah Dan Implikasinya Terhadap Upaya Pengendalian Emosi. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Nur Afidatul Fatekah

nourafatihah99@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Nur Afidatul Fatekah
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 19
Tanggal Publikasi: 26 Apr 2022
Dibuat: 26 Apr 2022 01:59
Diupdate: 08 May 2026 23:09