Nilai Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Nyadran Di Desa Bendosari Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk Menurut Prespektif Masyarakat
Abstrak
BRIAN MARSELINO, Nilai Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Tradisi Nyadran di desa Bendoasri Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Skripsi, Progam Studi Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, IAIN Kediri. Dosen prmbimbing: (1) Dr. Kadi, M.Pd.I dan (2) Erwin Indrioko, M.Pd.I. Kata Kunci: Nilai Nilai Pendidikan Islam dan Tradisi Nyadran. Indonesia merupakan negara dengan beranekaragam suku bangsa yang memiliki bahasa, ras, agama, tradisi, adat dan budaya yang bermacam-macam, tempat tinggal manusia sangat berkontribusi dalam memunculkan gagasan-gagasan sehingga dapat tercipta suatu budaya dan tradisi. Dalam sejarahnya Islam dan budaya jawa memiliki hubungan yang terpisahkan tradisi nyadran, mempunyai arti menziarahi kembali makam atau tempat yang dianggap sebagai cikal bakal terbentuknya suatu desa. Tradisi nyadran merupakan adat istiadat yang sampai saai ini masih terus dilasnakan oleh masyarakat desa Bendoasri kecamatan Rejoso kabupaten Nganjuk. Masyarakat terkadang kurang memahami apa nilai yang terkandung didalam tradisi nyadran tersebut, hanya sebagian atau beberapa pelaku sejarah. maka peneliti sangat tertarik melakukan penelitian, peneliti mencoba untuk menggali lebih dalam dan mediskripsikan beberapa nilai penting yang ada dalam tradisi nyadran didesa Bendoasri dengan sejumlah fokus penelitian. (1) Bagaimana prosesi pelaksanaan tradisi nyadran yang dilaksanakan masyarakat Desa Bendoasri Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. (2) Apa saja nilai-nilai Pendidikan Islam apa saja yang terkandung dalam tradisi nyadran di Desa Bendoasri Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan didesa Bendoasri Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Data-data dari lapangan diperoleh melalui metode obdservasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah semua data yang diperoleh dilakukan analisi data menggunakan 3 cara yairu reduksi data, penyajian data dan simpulan data.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Tradisi nyadran didesa Bendoasri dilaksanakan setiap satu tahun sekali pada bulan suro (muharram) hari jumat nyadranan di desa Bendoasri ditahun 2021 dilaksanakan tanggal 3 bulan september, ada beberapa serangkain acara dalam pelaksanaan prosesi nydran didesa bendoasri meliputi, bancaan disumber, nyekar (mengunjungi makam leluhur) dan bancaan dibalai desa. (2) Ada beberapa nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi nyadran didesa Bendoasri meliputi: a) Nilai sejarah. b) Nilai Syukur. c) Nilai Ukhuwah Islamiayah.
Sitasi
Marselino , Brian . (2022). Nilai Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Nyadran Di Desa Bendosari Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk Menurut Prespektif Masyarakat. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Brian Marselino
3214n.marsel@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Brian Marselino |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 18 |
| Tanggal Publikasi: | 24 May 2022 |
| Dibuat: | 24 May 2022 02:27 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:15 |