Rekonstruksi Makna Hadis Larangan Salam Kepada Non Muslim (Upaya Untuk Memperkuat Toleransi Antar Umat Beragama)

Published ID 61 views 115 downloads
Abstrak

Kata Kunci : Rekonstruksi, Salam, Toleransi. Toleransi berarti mengendalikan diri, bersabar, memberi kesempatan orang berpendapat lain dan lapang dada menerima perbedaan. Sikap toleransi mengimplisitkan adanya pengakuan terhadap pluralitas dan kebhinnekaan antara sesama warga masyarakat tanpa membedakan jenis kelamin, etnis, agama, dan kepercayaan. Toleransi tidak identik dengan pembenaran nilai-nilai yang dianut orang lain. Perbedaan pandangan tetap ada tetapi perbedaan itu tidak perlu melahirkan pertentangan, apalagi permusuhan satu sama lain. Mengucapkan salam adalah hak setiap manusia baik yang dikenal ataupun tidak dikenal, bahkan kepada sesama umat beragama ataupun berbeda agama. Dalam Al-Qur’an juga dijelaskan bahwa tidak ada larangan berbuat baik kepada makhluk ciptaan Allah SWT. Indonesia adalah negara yang banyak adanya perbedaan, terutama perbedaan agama. Negara tercinta ini tidak hanya dihuni oleh umat Muslim saja terdapat umat Non Muslim juga. Namun, terdapat hadis Nabi SAW dalam Riwayat Muslim melarang untuk memulai salam kepada Yahudi dan Nasrani bahkan menganjurkan untuk mendesaknya kejalan yang sempit. Nabi SAW melarang mengucapkan salam kepada non muslim sesuai dengan hadis tersebut karena adanya permusuhan antara umat Muslim dan umat Yahudi. Terdapat ulama yang memperbolehkan mengucapkan salam terlebih dahulu kepada non muslim dan beberapa ulama melarang mengucapkan salam kepada non muslim. Apabila non muslim mengucapkan salam kepada muslim diperbolehkan menjawab salam sesuai dengan yang diucapkan non muslim. Terdapat rekonstruksi makna larangan salam terhadap non muslim. Makna hadis tersebut secara tersirat yaitu hadis tersebut menganjurkan umat muslim untuk mempunyai jiwa patriotisme dan nasionalisme dalam diri umat muslim. Pada saat hadis tersebut disabdakan umat muslim masih termasuk kaum minoritas, tidak membuat umat muslim kehilangan identitasnya sebagai muslim dan jiwa patriotisme untuk menunjukkan jati diri muslim bahwa umat muslim bukan umat yang lemah. Penelitian tersebut menggunakan metode penelitian hadis tematik. Hasil penelitian tersebut hadis tentang larangan mengucapkan salam terhadap non muslim berstatus hasan. Hadis tersebut tidak bertentangan dengan ayat al-Qur’an.

Sitasi

Yulvani , Aniza .   (2022). Rekonstruksi Makna Hadis Larangan Salam Kepada Non Muslim (Upaya Untuk Memperkuat Toleransi Antar Umat Beragama). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Aniza Yulvani

anizayulvani98@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Aniza Yulvani
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 29
Tanggal Publikasi: 21 Jun 2022
Dibuat: 21 Jun 2022 03:49
Diupdate: 08 May 2026 23:22