Pergulatan Agama Baha’i di Tengah Dominasi Agama Islam (Studi Tentang Eksistensi Agama Baha’i di Dusun Ringinputih Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)
Abstrak
Keberadaan suatu agama membutuhkan pengakuan masyarakat, pergulatan merupakan salah satu cara bagi suatu agama untuk menyatakan diri di masyarakat dengan cara mengaktualisasikan agamanya baik melalui pengajaran, diskusi, dan menulis buku. Tetapi, tidak semua agama mendapatkan tempat di masyarakat, dikarenakan menjadi agama minoritas seperti halnya yang dialami mukmin Baha’i. keberadaan agama Baha’i sudah diakui dikancah internasional sebagai agama pemersatu dan pelopor perdamaian, tetapi tidak di negara Indonesia. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pergulatan agama Baha’i di tengah dominasi agama Islam (Studi tentang aksistensi agama Baha’i di Dusun Ringinputih Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan sosiologi yang lebih menekankan pada hubungan mukmin Baha’i dengan masyarakat setempat. Kehadiran peneliti disini bertindak sebagai pengamat sekaligus pengumpul data. Lokasi penelitian ini lebih difokuskan di Dusun Ringinputih Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu pelaku utama dari masyarakat mumkin beragama Baha’i dan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari buku, jurnal, internet, majalah, artikel dan sumber-sumber lain. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini, mengungkapkan bahwa 1) sejarah masuk dan berkembangnya agama Baha’i di Dusun Ringinputih Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung pada tahun 1978-1980 melalui Kiai Ushub yang terkenal pada masanya dan memiliki power (kekuatan mengetahui keinginan seseorang) yang membuat namanya tersohor dan mempercepat penyebaran agama Baha’i. 2) kendala yang dialami agama Baha’i mengerucut pada tidak terpenuhinya pelayanan pemerintah terhadap jaminan beragama bagi mukmin Baha’i. 3) upaya mengatasi kendala agama Baha’i dengan cara bermusyawarah, koordinasi pimpinan, dan melalui jalur hukum sesuai koridor agama Baha’i.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 07 Jul 2022 |
| Dibuat: | 07 Jul 2022 02:37 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:26 |