Analisis Proses Berpikir Siswa Dalam Memecahkan Masalah SPLDV Berdasarkan Tahapan Polya Siswa Kelas VIII SMP Islam Miftahussurur
Abstrak
Pemecahan masalah menurut Arifani dkk (2017) merupakan kegiatan yang mengikutsertakan siswa dalam berbagai tindakan kognitif yaitu menghubungkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya untuk menghasilkan pengetahuan baru dalam menemukan solusi atau menyelesaikan suatu masalah. Untuk dapat memecahkan masalah, peserta didik memerlukan proses berpikir. Adapun proses berpikir dalam penelitian ini adalah terkait dengan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh siswa mulai dari mengungkapkan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dalam soal dengan menggunakan bahasa sendiri, memahami konsep yang telah dipelajari untuk membuat rencana penyelesaian, mengungkapkan langkah-langkah penyelesaian dalam memecahkan masalah dan mampu untuk memperbaiki kesalahan jawaban. Sementara itu, berdasarkan dari hasil wawancara dengan guru matematika di SMP Islam Miftahussurur. Menurut Ibu Ayu selaku guru bidang Studi Matematika, mengatakan bahwa pemahaman konsep siswa terhadap materi yang dipelajari masih kurang maksimal, terutama untuk soal cerita pada materi SPLDV yang membutuhkan langkah-langkah penyelesaian yang panjang dan proses berpikir untuk dapat memecahkan soal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah berdasarkan tahapan Polya pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Islam Miftahussurur Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 12 anak. Data yang diperoleh berupa data tes uraian dan data wawancara. Pengumpulan data berupa soal tes uraian dan wawancara langsung dengan siswa. Adapun instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen soal tes uraian dan instrumen wawancara. Analisis data yang digunakan berupa analisis deskriptif dengan tiga tahapan, yaitu: Reduksi Data, Penyajian Data dan Menarik Kesimpulan dan Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan proses berpikir konseptual mampu untuk memecahkan masalah melalui tahap memahami masalah, membuat rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil penyelesaian dengan lengkap. Siswa dengan proses berpikir semi konseptual mampu dalam memecahkan masalah yang diberikan, namun kurang lengkap. Sedangkan siswa dengan proses berpikir komputasional tidak dapat memecahkan masalah sesuai dengan konsep yang telah diajarkan.
Sitasi
Nufus , Tirza Hayatun . (2022). Analisis Proses Berpikir Siswa Dalam Memecahkan Masalah SPLDV Berdasarkan Tahapan Polya Siswa Kelas VIII SMP Islam Miftahussurur. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Tirza Hayatun Nufus
hayatuntirza@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Tirza Hayatun Nufus |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 17 |
| Tanggal Publikasi: | 22 Jul 2022 |
| Dibuat: | 22 Jul 2022 03:58 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:31 |