Penerapan Charge Terhadap Konsumen Yang Membawa Makanan Dan Minuman Dari Luar Cafe Perspektif Hukum Islam Dan Undang-Undang No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Cafe Semilir Di Kabupaten Bojonegoro)

Published ID 87 views 95 downloads
Abstrak

ABSTRAK DELLA, MAULIDYA EKA. Dosen pembimbing I bapak Amrul Mutaqin, M.EI. dan dosen pembimbing II adalah bapak Setiawan, M.Sy. Penerapan Charge Terhadap Konsumen Yang Membawa Makanan Dan Minuman Dari Luar Cafe Perspektif Hukum Islam dan Undang-Undang No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Cafe Semilir di Kabupaten Bojonegoro). Skripsi, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negri Kediri. 2022. Kata Kunci: Charge, Jual Beli, Undang-Undang No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Dalam kehidupan manusia, bermuamalah merupakan suatu hal yang pokok dalam upaya meningkatkan kehidupan bermasyarakat. Sementara itu masalah-masalah dalam muamalah terus berkembang hingga saat ini. Allah telah mensyariatkan manusia untuk bermuamalah dengan cara jual beli. Pada praktik yang terjadi saat ini penjual atau pelaku usaha sering mengabaikan hak konsumen. Salah satu contohnya adalah Cafe Semilir yang memberlakukan charge terhadap konsumen yang membawa makanan atau minuman dari luar cafe tersebut. Dari hal tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik penerapan charge terhadap konsumen yang membawa makanan dan minuman dari luar cafe di Kabupaten Bojonegoro. Dan juga untuk menganalisanya dalam pandangan Hukum Islam dan UU Nomor.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif atau penelitian lapangan, lokasi penelitian ini terletak di Kabupaten Bojonegoro Jl. Lettu Suyitno No.338, RT.11/RW.03, Jantur, Mulyoagung, Kec. Bojonegoro. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dimana diperoleh atau didapatkan langsung dari masyarakat yang bersangkutan, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurna, dan internet. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, Cafe Semilir telah menerapkan peraturan, dimana para pengunjung yang hadir tidak diperbolehkan membawa makanan maupun minuman selain dari cafe tersebut. Dan Cafe Semilir juga menerapkan Charge terhadap konsumen yang melanggar peraturan yang telah dibuat, charge yang diberlakukan sebesar 10% dari total pembelanjaan. Sayangnya informasi charge tersebut tidak diberitahukan kepada pengunjung atau konsumen. Maka menurut Hukum Islam hukum penerapan charge tersebut diperbolehkan karena saksi denda tersebut diberlakukan kepada orang-orang yang telah melanggar peraturan yang sudah dibuat, serta memberika efek jera agar para pengunjung tidak mengulangi perbuatannya kembali. Akan tetapi dalam hal ini pihak Cafe Semilir telah mengabaikan hak konsumen dan telah melalaikan kewajibannya sebagai pelaku usaha, maka hal ini telah melanggar UU No.8 Tahun 1999 Pasal 4 poin 3 dan Pasal 7 poin 2, 3 Tentang Perlindungan Konsumen.

Sitasi

Maulidya Eka , Della .   (2022). Penerapan Charge Terhadap Konsumen Yang Membawa Makanan Dan Minuman Dari Luar Cafe Perspektif Hukum Islam Dan Undang-Undang No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Cafe Semilir Di Kabupaten Bojonegoro). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Della Maulidya Eka

maulidyaekadella21@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Della Maulidya Eka
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 28 Jul 2022
Dibuat: 28 Jul 2022 04:39
Diupdate: 08 May 2026 23:34