Penerapan metode tabarak dalam pembinaan hafalan al-quran pada anak usia dini di RUTABA Sawojajar Malang

Published ID 139 views 78 downloads
Abstrak

Menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk ikhtiar atas penjagaan keaslian dan kemurnian Al-Qur’an, yang mana tidak terbatas oleh waktu dan usia. Dalam sudut pandang ilmu psikologi perkembangan, 50% kecerdasan otak terbentuk dalam kurun waktu 4 tahunn pertama. Para ahli memandang perlunya stimulasi perkembanagan memori otak pada anak agar dapat berkembang secara optimal, diantaranya melalui menghafal Al-Qur’an. Karena dalam proses menghafal melibatkan seluruh panca indra dan dapat membantu aspek perkembangan fisik, motorik, bahasa, dan kognitif. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan dari segala aspek bagi anak, maka dibutuhkan metode khusus menghafal untuk anak usia dini. Sehingga berbagai metode menghafal Al-Qur’an dikembangkan dalam rangka memudahkan seseorang menghafal Al-Qur’an khusus untuk balita dan anak usia dini, yakni metode tabarak. Sebuah metode yang pertama kali dikembangan oleh Syeikh Kamil el-Laboody dari Mesir. Metode tabarak memiliki strategi dan prosedur di masing-masing level pembelajaran dengan memperhatikan karakteristik perkembangan anak usia dini. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tujuan dari metode tabarak, mengkaji secara eksplisit bagaimana kurikulum dari metode tabarak, dan untuk menjelaskan proses penerapan metode tabarak dalam pembinaan hafalan Al-Qur’an pada anak usia dini di Lembaga Rutaba Sawojajar Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari data primer dan data sekunder. Data primer, peneliti dapatkan dari pengamatan secara langsung, wawancara dengan beberapa informan, dan hasil dokumentasi. Adapun data sekunder, peneliti dapatkan dari sumber data yang sudah ada mencakup buku penghubung santri, jadwal pembelajaran, hasil raport hafalan santri, program kegiatan, materi hafalan per level, dan jurnal pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Tujuan dari metode tabarak adalah install Al-Qur’an dalam diri anak sejak usia dini, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak anak usia dini, dan mengoptimalkan kemampuan dalam diri anak pada masa golden age untuk menghafal Al-Qur’an. (2) Kurikulum metode tabarak disusun secara khusus oleh Syeikh Kamil el-Laboody yang mencakup terkait syarat penerimaan pengajar dan santri, level dan jadwal pembelajaran, jadwal murojaah, materi hafalan (dikelompokkan sesuai dengan 7 level), dan pelaksanaan ujian tahfidh (dilaksanakan setiap 1 level 2 kali, pada pertengahan level dan akhir kenanikan per level). (3) Proses penerapan menghafal Al-Qur’an menggunakan metode yakni diperdengarkan murottal para syeikh, b) Ditalqin sembari dengan isyarat gerakan, c) Melafalkan bersama-sama, d) Menyetorkan hafalan, e) murojaah bersama, f) menambah materi baru. Adapun Media yang digunakan di lembaga Rutaba ini adalah berupa perangkat keras (proyektor dan komputer) dan perangkat lunak (VCD program Al-Qur’an, VCD murottal para syeikh, dan kisah kisah teladan). Kemudian kegiatan penunjang hafalan Al-Qur’an terdapat murojaah subuh (yang diadakan setiap hari) dan rihlah qur’ani yang diadakan setiap 1 semester satu kali. Kata Kunci : Metode Tabarak, Hafalan Al-Qur’an, Anak Usia Dini.

Sitasi

Jamil , Ama Faridatul Husna .   (2022). Penerapan metode tabarak dalam pembinaan hafalan al-quran pada anak usia dini di RUTABA Sawojajar Malang. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Ama Faridatul Husna Jamil

amafaridatul98@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Ama Faridatul Husna Jamil
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 03 Aug 2022
Dibuat: 03 Aug 2022 04:49
Diupdate: 08 May 2026 23:37