Upaya Orang Tua Mengembangkan Sikap Kemandirian Dengan Menerapkan Pola Asuh Demokratis Pada Anak Tunagrahita Di SLB Putera Asih Kediri
Abstrak
Pembentukan sikap kemandirian pada anak tunagrahita sangat penting dilakukan untuk menjadikan mereka sebagai manusia yang mampu hidup mandiri, sehingga tidak akan bergantung pada orang lain dan bisa bermanfaat. Untuk mengasuh anak yang berkebutuhan khusus seperti tunagrahita, pola asuh demokratis adalah pola asuh yang sangat tepat diterapkan oleh orang tua. Karena menurut beberapa teori dari para ahli pola asuh demokratis dapat mendidik anak untuk tumbuh mandiri. Pola asuh demokratis adalah pola asuh yang mengutamakan kepentingan anak dengan bersikap rasional, control dan penerimaan yang tinggi serta mendidik anak dengan kasih sayang. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui upaya orang tua mengembangkan sikap kemandirian dengan menerapkan pola asuh demokratis pada anak tunagrahita dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat orang tua dalam menumbuhkan sikap kemandirian anak tunagrahita di SLB Putera Asih Kediri. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitian ini adalah studi kasus. Dan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dilanjutkan dengan analisis data dengan cara menelaah seluruh data yang diperoleh dengan cara reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Tahap terakhir adalah pengecekan keabsahan data dengan menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triagulasi guna memperoleh data dalam penelitian sesuai dengan kenyataan. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan sebagai berikut:1) Upaya orang tua mengembangkan sikap kemandirian dengan menerapkan pola asuh demokratis pada anak tunagrahita, dengan memberikan contoh cara merawat diri, menolong diri, mengurus diri, berkomunikasi dan bersosialisasi selanjutnya orang tua membiasakan anak tunagrahita untuk melakukannya dalam keseharian. Dan yang paling utama, orang tua selalu menghargai setiap usaha anak, selalu mengontrrol kegiatan anak, mendampingi, bersikap penuh kasih sayang, dan bersikap tegas serta disiplin agar anak tidak menjadi manja. 2) Faktor pendukung orang tua dalam menumbuhkan sikap kemandirian anak tunagrahita di SLB Putera Asih meliputi persepsi orang tua bahwa anak adalah amanat dari Allah swt. dan perasaan syukur orang tua sehingga orang tua lebih menyayangi anaknya, dukungan keluarga, sarana (media) pembelajaran, kerjasama dalam keluarga, komitmen suami istri, waktu, dan ekonomi. Sedangkan faktor penghambat dalam menumbuhkan sikap kemandirian anak tunagrahita meliputi keterbatasan kemampuan anak, pembawaan (dampak) anak tunagrahita, orang tua yang sibuk dengan pekerjaan, dan memiliki anak yang masih kecil-kecil.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 09 Aug 2022 |
| Dibuat: | 09 Aug 2022 02:13 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:40 |