Strategi Pengembangan Sekolah Unggulan (Studi Kasus di SD Plus Rahmat Kota Kediri)

Published ID 58 views 170 downloads
Abstrak

Munculnya sekolah unggulan telah memberikan paradigma baru dalam sejarah dunia pendidikan Islam di Indonesia. Kiprah sekolah unggulan ini telah mengubah citra pendidikan Islam. Lebih dari itu, sekolah unggulan ini sangat menonjolkan peningkatan kualitas pendidikan. Inilah jawaban dari tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terutama kaitannya dengan masalah bidang pendidikan. Kiprah sekolah unggulan ini sangat diharapkan oleh masyarakat. Kehadiran sekolah unggulan ini sudah mulai dirasakan di Kota Kediri yang menambah alternatif sekolah pilihan masyarakat. Dalam penelitian ini sekolah unggulan yang akan dibahas adalah SD Plus Rahmat Kediri Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan tentang konsep sekolah unggulan SD Plus Rahmat, (2) mendeskripsikan tentang langkah pengembangan PDB (Positioning, Differentiation, Branding), (3) mendeskripsikan tentang langkah pengembangan TQM (Total Quality Management), dan (4) problematika pengelolaan SD Plus Rahmat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Analisis datanya meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi, analisis kasus negatif, dan mengadakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) konsep sekolah unggulan SD Rahmat adalah Islamic Full Day School (Sekolah Islam Sepanjang Hari) yang hampir semua aktivitas anak ada di dalam sekolah dimana semua aktivitas tersebut dikemas by design dalam satu pendidikan yang Islami, mulai dari belajar, bermain, sosialisasi, makan, minum, pembiasaan beribadah sejak dini, dll. (2) langkah pengembangan PDB antara lain (a) positioning: nama, harga, dan kebutuhan masyarakat, (b) differentiation: program, fasilitas, pelayanan, jaringan, SDM, dan (c) branding: atribut, promosi, dan produk.(3) langkah pengembangan TQM (Total Quality Management) yaitu (a) rekonstruksi kurikulum, (b) sistem rekrutmen guru dan siswa, (c) penyediaan sarana pendidikan, (d) penerapan manajemen, (e) metodologi pembelajaran, dan (f) lingkungan kondusif. (4) problematika pengelolaan SD Plus Rahmat adalah masalah internal dan eksternal. Untuk masalah internal meliputi siswa, guru, fasilitas dan hubungan sekolah dengan yayasan, sedangkan masalah eksternalnya adalah menyikapi tantangan perkembangan zaman. Besar harapan untuk SD Plus Rahmat menjadi sekolah unggulan yang dapat dibanggakan dan menjadi milik semua masyarakat serta mampu bersaing di tengah era industri pendidikan yang semakin kompetitif.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 14
Tanggal Publikasi: 10 Aug 2022
Dibuat: 10 Aug 2022 04:27
Diupdate: 08 May 2026 23:41