Isti’adhah Dalam Al-Qur’an: Telaah Ayat- ayat Isti’a>dhah dalam Kitab Mafatih al-Ghaib Karya Fakhruddin al- Razi

Published ID 191 views 112 downloads
Abstrak

Isti’a>dhah merupakan salah satu amalan yang harus dimiliki oleh seorang mukmin, karena Isti’a>dhah merupakan bentuk permohonan seorang mukmin kepada Allah SWT, dengan ber- Isti’a>dhah maka seseorang akan merasakan sebuah keamanan dan merasa terlindungi, karena telah melakukan perlindungan kepada suatu hal yang bisa melindungi dirinya dari godaan atau yang membahayakan dirinya. Semua makhluk butuh akan sebuah perlindungan untuk melindungi dirinya, apalagi manusia yang merasa dirinya lemah dan membutuhkan suatu perlindungan dari godaan yang mengancam dirinya. Dan secara umum Isti’a>dhah diperintahkan kepada seluruh hamba Allah bahkan termasuk para utusan-Nya yaitu para Nabi dan Rasul. Penelitian ini termasuk penelitian pustaka (Library Reserch) yang dilakukan dengan cara mencari dan mengumpulkan data yang sesuai dengan tema ynag berusah mengungkap Isti’a>dhah menurut pandangan Ima>m Fakhruddi>n al-Ra>zi>, beliau merupakan salah seorang ulama tafsir ternama yang mampu menyingkap makna-makna yang tersirat di dalamnya. Ia menyusun kitab tafsir terbesar dalam sejarah literatur keislaman yang diberi nama dengan “tafsi>r al-kabi>r” atau “mafa>tih al-ghaib”.Metode yang digunakan yaitu perspektif analitis, maudhu>’i dan kontekstual dengan pendekatan ilmu m’ani. Dari hasil telaah data dan analisisnya, penulis mengambil kesimpulan.. Isti’a>dhah dan berbagai bentuk katanya terulang sebanyak tujuh belas kali dalam al-Qur’an. Isti’a>dhah merupakan suatu bentuk permintaan perlindungan dari seorang hamba kepada kepada Tuhannya. Relasi ketakwaan dengan isti’a>dhah isti’a>dhah merupakan keharusan spiritual dan religius yang sangat penting bagi setiap muslim. Bahwa isti’a>dhah bukan hanya sekedar ucapan di bibir, melainkan memiliki kandungan makna yang hakiki. al-Ra>zi> menyebutkan bahwa ada tiga syarat yang mesti dipenuhi dalam mengamalkan isti’a>dhah yakni : ’ilm (ilmu), ha>l (keadaan) dan ’amal (perbuatan). Bahwa dalam Isti’a>dhah memiliki nilai sprititual yang dapat mempengaruhi hati dan jiwa pelakunya. al-Ra>zi merupakan salah seorang mufassir ternama mampu memberikan interpretasi komprehensif tentang makna-makna yang tersirat dalam kalimat Isti’a>dhah yang dapat memberikan rasa optimis.Oleh karenanya dengan mengahayati dan memaknainya akan mendorong seseorang merasa optimis memperoleh perlindungan dan keberkahan dari Allah swt.

Sitasi

Qonitiyyah , Sarah .   (2022). Isti’adhah Dalam Al-Qur’an: Telaah Ayat- ayat Isti’a>dhah dalam Kitab Mafatih al-Ghaib Karya Fakhruddin al- Razi. IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Sarah Qonitiyyah

sarahqonitiyyah98@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Sarah Qonitiyyah
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 07 Nov 2022
Dibuat: 07 Nov 2022 06:20
Diupdate: 09 May 2026 00:09