Putus Asa Perspektif Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar Dan Korelasinya Dengan Kesehatan Mental

Published ID 124 views 109 downloads
Abstrak

FADILA ITA QULLOH WATI, Dosen Pembimbing Dr. M. Zaenal Arifin, M.HI dan Ach. Shodiqil Hafil, M. Fil.I, Putus Asa Perspektif Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar Dan Korelasinya Terhadap Kesehatan Mental, Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri, 2022. Kata kunci: Putus Asa, Tafsir Al-Azhar, Kesehatan Mental Terdapat beberapa kasus putus asa akhir-akhir ini dari berbagai aspek kehidupan. Terlebih dua tahun terakhir ini Indonesia, bahkan seluruh dunia sedang dilanda musibah yakni adanya virus Covid-19. Musibah yang melanda ini memberikan dampak yang luar biasa bagi para pelaku ekonomi seperti PHK, bangkrut dan lainnya, serta berbagai macam kasus putus asa lainnya. Berbicara tentang putus asa, term ini diulang di beberapa surat dan ayat dalam al-Qur’a>n. Mengenai kata asal dari putus asa yakni menggunakan lafadz ya’isa, qanat}a, dan balasa. Dari tafsiran ayat-ayat putus asa dalam Tafsir Al-Azhar mengahasilkan pembagian macam-macam putus asa yang dihadapi manusia, yakni putus asa dari rahmat Allah, putus asa ketika ditimpa musibah, putus asa terhadap akhirat, putus asa ketika dicabut nikmat, putus asa karena ditimpa siksa dan azab, putus asa terhadap keputusan, putus asa terhadap pertolongan Allah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan metode pengumpulan datanya berupa dokumentasi yang mengkaji berbagai literatur berupa media cetak maupun internet. Selain itu, metode analisis datanya menggunakan metode maud{u>’i> untuk mengelompokkan ayatayat yang mengandung lafaz{ bermakna putus asa dalam Tafsir Al-Azhar, setelah menemukan esensi, pesan moralnya selanjutnya menggunakan analisis isi untuk menganalisis korelasi antara putus asa dengan kesehatan mental. Ciri-ciri individu yang mentalnya tidak sehat salah satunya yakni putus asa. Bahkan putus asa juga menjadi salah satu gejala umum pada psikisorang yang depresi. Tidak hanya itu, ciri-ciri ataupun gejala yang menyebabkan mental tidak sehat secara tidak langsung juga mengacu pada keputusasaan, seperti tidak dapat menyelesaikan masalah, pesimis, kecewa, tidak dapat menerima realitas kehidupan, frustasi, dan lainnya. Sehingga hasil dari penelitian ini yakni pelarangan yang Allah buat bukan hanya berakibat pada urusan akhirat saja, bahkan ternyata Allah juga menghindarkan hamba- Nya dari sakit mental. Dengan adanya putus asa dalam diri seseorang, kesehatan mental juga akan terganggu, dengan demikian, ayat-ayat putus asa memiliki korelasi atau hubungan yang sangat erat dengan kesehatan mental.

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 24
Tanggal Publikasi: 27 Sep 2022
Dibuat: 27 Sep 2022 03:58
Diupdate: 08 May 2026 23:58