Sinkretisme Islam Dan Jawa Di Pondok Pesantren (Studi terhadap Ritual Ruwatan Murwakala di Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Desa Pakuncen Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk)

Published ID 185 views 91 downloads
Abstrak

ABSTRAK FITROHANA NUR’ISMA ZUBAEDA, 2022. SINKRETISME ISLAM DAN JAWA DI PONDOK PESANTREN (Studi terhadap Ritual Ruwatan Murwakala di Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Desa Pakuncen Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk), Skripsi, Prodi Studi Agama-Agama, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. Pembimbing (I) Dr. Hj.Robingatun, M. Pd. I. dan (II) Saiful Mujab, S. Th. I. MA. Kata Kunci : ritual, ruwatan murwakala, Islam dan Jawa Masyarakat Jawa adalah masyarakat yang dalam proses menjalankan kehidupannya memiliki aturan atau adat-istidat tersendiri sehingga bukan rahasia lagi jika masyarakat Jawa memiliki banyak tradisi. Tradisi yang sampai saat ini masih dijalankan oleh masyarakat Jawa, salah satunya adalah tradisi ruwatan. Salah satu tempat yang saat ini masih mengadakan ruwatan adalah PP. Sunan Kalijaga. Ruwatan ini dilaksanakan secara massal pada tanggal 10 Muharram atau 10 Suro. Keunikan pelaksanaan ruwatan di PP. Sunan Kalijaga adalah adanya sinkretisme antara unsur Islam dan budaya Jawa padahal biasanya pondok pesantren digunakan untuk menuntut ilmu keislaman secara lebih mendalam namun justru mengadakan ruwatan yang bersinkretisme dengan budaya Jawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif agar didapatkan pemahaman secara mendalam terhadap objek penelitian dengan melakukan observasi, wawancara secara mendalam dengan informan dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi dari Mircea Eliade. Dari proses penelitian yang dilakukan reduksi data, penyajian data dan dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan. Setelah ditemukan kesimpulan dilakukan pengecekan keabsahan data melalui kedalaman observasi, triangulasi data dan member check untuk mengkonfirmasi ulang kesimpulan data yang diperoleh oleh peneliti. Kesimpulan yang didapat adalah dalam pelaksaan ruwatan terdapat 2 do’a yaitu do’a Islam dan Jawa. Do’a Islam yang digunakan yaitu do’a tolak bala dan beberapa surat pendek sedangkan do’a Jawa yang digunakan adalah Murti Tomo Waskito Tunggal atau Ilmu Kasunyatan. Proses siraman, memotong rambut dan membuang pakaian sukerta dihilangkan dan diadakan pagelaran wayang dengan lakon tentang Batara Kala. Antara unsur Islam dan unsur Budaya Jawa dapat berkompromi dan menyatu dengan baik sehingga membentuk sinkretisme antara Islam dan unsur budaya Jawa yang seimbang, penuh keserasian dan keharmonisan.

Sitasi

Zubaedah , Fitrohana Nur’isma .   (2022). Sinkretisme Islam Dan Jawa Di Pondok Pesantren (Studi terhadap Ritual Ruwatan Murwakala di Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Desa Pakuncen Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk). IAIN Kediri

Kata Kunci
Daftar Author
Fitrohana Nur’isma Zubaedah

fitrohana0818@gmail.com
1
Informasi Jurnal
Author Utama: Fitrohana Nur’isma Zubaedah
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 16
Tanggal Publikasi: 06 Sep 2022
Dibuat: 06 Sep 2022 06:57
Diupdate: 08 May 2026 23:48