Tradisi Pembacaan Surah Al-Maidah Ayat 114: Kajian Living Quran Di Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan
Abstrak
Al-Qur’an yang hidup dikalangan masyarakat sehingga menjadi sebuah tradisi terdapat berbagai macam bentuk konsep. Istilah tersebut dinamakan dengan sebutan living Qur’an.Dalam suatu majelis bisa membumikan beberapa surah al-Qur’an atau hanya beberapa ayat saja yang mempunyai tujuan masing-masing. Seperti menjadikan ayat al-Qur’an sebagai hiasan dalam rumah, menjadi jimat dan ada yang menjadikan sebagai alat jampi-jampi. Pada hakikatnya living Qur’an sudah ada sejak periode Nabi Muhammad saw. dan para sahabat. Pada periode tersebut sudah muncul kaum muslimin yang telah merespon terhadap al-Qur’an, yakni dengan adanya tradisi hafalan al-Qur’an. Fenomena living Qur’an yang terjadi di suatu majelis tentu memiliki keunikan dan perbedaan masing-masing seperti tradisi pembacaan surah al-Ma’idah ayat 114 di Pondok Pesantren Sunan Drajat yang dibacakan saat kegiatan istighasah. Tradisi pembacaan ayat ini bisa dikatakan masih sedikit sekali yang membumikannya di berbagai tempat dan bahkan penulis sendiri hanya menemukan satu penemuan terkait penggunaan ayat tersebut. Penelitian ini menggunakan teori living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian yang datanya didapatkan secara jelas dan benar sesuai kenyataan di lapangan. Penulis menjadikan beberapa poin guna mencapai data yang diharapkan. Meneliti terkait tradisi praktik pembacaannya, pemaknaan dan manfaatnya baik dari kalangan masih santri atau sudah menjadi alumni dengan menggunakan beberapa cara, diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tradisi pembacaan surah al-Ma’idah ayat 114 sudah berlangsung sejak dahulu awal-awal berdirinya pondok. Praktik pembacaan ayat tersebut dilaksanakan saat kegiatan istighasah semua santri yang rutin setiap malam selasa dan malam jum’at. Santri putra bertempat di Masjid sedangkan santri putri di Musholla. Ayat tersebut menjadi tradisi di pondok bertujuan mempermudah ekonomi para santri khususnya orang tua mereka. Makna ayat tersebut sebagai penarik rezeki, terlebih rezeki yang untuk berjuang dalam menegakkan agama.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 15 |
| Tanggal Publikasi: | 12 Sep 2022 |
| Dibuat: | 12 Sep 2022 07:52 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:52 |