Fenomena Wanita Pemandu Lagu Karaoke Di Kediri (Perspektif The Theory of Planned Behavior)
Abstrak
Pemandu lagu dalam penelitian ini ialah para wanita yang bertugas mendapingi tamu bernyanyi di tempat karaoke. Di Kediri sendiri terkenal dengan istilah “purel”. Tak hanya paras yang cantik, mereka juga harus dapat melayani keinginan para tamu, sekedar bernyanyi, menemani mereka minum ataupun ajakan lainnya sesuai dengan perjanjian yang disepakati keduanya. Para pemandu lagu bekerja secara bebas atau dengan istilah freeline dan ada pula yang mempunyai ‘mami’ atau bos. Mereka diharuskan untuk bekerja secara professional atau dapat memisahkan antara masalah pribadi didalam jam kerja. Dari fenomena sistem transaksi dunia malam di Kediri, penulis mencoba mengaitkannya dengan perilaku. Karena didalam seseorang menunjukkan tingkah laku pastinya didasari oleh faktor yang berbeda-beda sesuai dengan apa yang mereka yakini dan juga pemahaman dari pengetahuan. Perilaku juga diperkuat oleh pengalaman-pengalaman, baik di masa lalu ataupun masa yang sekarang ini. Semakin sering mereka bersinggungan dengan dunia tersebut maka perilaku tersebut semangkin menguat. Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana faktor-faktor yang melatarbelakangi mereka bekerja sebagai pemandu lagu? 2) Bagaimana perilaku pemandu lagu dalam perspektif theory of planned behavior? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang dimaksud untuk memahami arti suatu peristiwa sehingga menghasilkan data-data yang berupa kata-kata atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Penggalian data dengan menggunakan metode penelitian observasi, wawancara secara mendalam, dokumentasi. Partisipan penelitian berjumlah empat orang perempuan; Md, Wn, Sr dan Nn. Analisis hasil penelitian, yaitu: 1) Adapun faktor yang melatarbelakangi wanita untuk berprofesi sebagai pemandu lagu, sebagaimana pada empat informan (Md, Wn, Sr dan Nn) secara garis besar meliputi: Pergaulan teman-teman yang memiliki profesi dan hobi yang sama, faktor kebutuhan hidup untuk menyukupi keluarga, lingkungan keluarga yang kurang harmonis, seperti perceraian atau ditinggal kawin lagi oleh suami yang tergoda oleh wanita lain, dan ‘Kecelakaan’ dan menganggap sudah tidak suci lagi 2) Perilaku yang biasa ditampilkan oleh para pemandu laguberpenampilan menarik dengan dandanan yang elok dan wewangian; berpenampilan seksi dengan rok mini, baju ketat (sehingga sering menonjolkan bagian tubuh yang sensitif); gaya hidup glamor, kesan wanita supel dan biasa minum minuman beralkohol (miras) yang selanjutnya menjadi dasar pembentukan sikap terhadap perilaku yang menganggap diri sebagai wanita penghibur sehingga berdandan sedemikian rupa.
Kata Kunci
Daftar Author
Belum ada author yang ditambahkan.
Informasi Jurnal
| Author Utama: | |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 18 |
| Tanggal Publikasi: | 29 Sep 2022 |
| Dibuat: | 29 Sep 2022 02:34 |
| Diupdate: | 08 May 2026 23:58 |