Analisis Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Produk TAM UMKM Ditinjau Dari Perspektif Fatwa DSN-MUI (Studi Kasus Pada KSPPS Tunas Artha Mandiri KCP Bagor Nganjuk)
Abstrak
NURUL AULIA FEBRIYANI, Dosen Pembimbing Dr. Ali Samsuri, MEI dan Dr. Muhamad Wildan Fawa’id, MEI., Analisis Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Produk TAM UMKM Ditinjau Dari Perspektif Fatwa DSN-MUI (Studi Kasus Pada KSPPS Tunas Artha Mandiri KCP Bagor Nganjuk), Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri, 2022. Kata Kunci : Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah, UMKM, Fatwa DSN-MUI. KSPPS Tunas Artha Mandiri KCP Bagor menawarkan pembiayaan dengan menggunakan akad murabahah bil wakalah pada dua produknya yaitu produk TAM UMKM dan produk TAM Tepat Guna Usaha (TGU). Produk TAM UMKM merupakan produk unggulan dengan mayoritas anggotanya berprofesi sebagai pedagang bawang merah. Berdasarkan wawancara, selama masa pandemi kasus pembiayaan bermasalah terlebih pada produk tersebut meningkat yang disebabkan banyak faktor. Namun, KSPPS Tunas Artha Mandiri KCP Bagor memiliki mekanisme dan kebijakan dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalahnya sehingga memberikan dampak positif bagi KSPPS dan anggota. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui mekanisme penyelesaian pembiayaan bermasalah pada produk TAM UMKM di KSPPS Tunas Artha Mandiri KCP Bagor Nganjuk 2) Untuk mengetahui mekanisme penyelesaian pembiayaan bermasalah pada produk TAM UMKM di KSPPS Tunas Artha Mandiri KCP Bagor Nganjuk ditinjau dari perspektif Fatwa DSN-MUI No.46/DSN-MUI/II/2005 hingga Fatwa DSN-MUI No.48/DSN-MUI/II/2005. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian yang digunakan berupa data primer dan sekunder yang diperoleh dengan teknik pengumpulan data berupa berupa wawancara, observasi dan kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman berupa reduksi data, penyajian data dan concluding drawing. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1) Mekanisme penyelesaian pembiayaan bermasalahnya yaitu berupa pendekatan persuasif dan kekeluargaan, pemberian Surat Panggilan atau Teguran, mencari solusi bersama, rescheduling, reconditioning, eksekusi jaminan (agunan) dan penghapusan sisa pembiayaan. Tahapan mekanisme ini perlu dilakukan karena setiap tahapannya dapat mengurangi anggota pembiayaan bermasalah. Selain itu tahap mencari solusi bersama merupakan tahapan yang paling efektif untuk mengurangi anggota bermasalah pada Tahun 2019-2021. 2) Berdasarkan mekanisme tersebut apabila ditinjau dari perspektif Fatwa DSN-MUI No.46/DSN-MUI/II/2005 hingga Fatwa DSN-MUI No.48/DSN-MUI/II/2005, mekanisme yang dilakukan KSPPS Tunas Artha Mandiri KCP Bagor telah sesuai dengan ketentuan yang tertera pada Fatwa DSN-MUI tersebut.
Sitasi
Febriyani , Nurul Aulia . (2022). Analisis Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Produk TAM UMKM Ditinjau Dari Perspektif Fatwa DSN-MUI (Studi Kasus Pada KSPPS Tunas Artha Mandiri KCP Bagor Nganjuk). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Nurul Aulia Febriyani
naf2922@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Nurul Aulia Febriyani |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 19 |
| Tanggal Publikasi: | 13 Oct 2022 |
| Dibuat: | 13 Oct 2022 03:25 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:03 |