Dampak Covid 19 Terhadap Keharmonisan Keluarga Perspektif Keluarga Sakinah (Studi Kasus Di Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang)

Published ID 119 views 98 downloads
Abstrak

Zahara Gempyta, Dosen Pembimbing Drs. Mahdil Mawahib, S.H, M.Ag, dan Ibu Fatimatuz Zahro‟, MHI “Dampak Covid 19 Terhadap Keharmonisan Keluarga Perspektif Keluarga Sakinah (Studi Kasus Di Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang)” Kata Kunci: Keharmonisan, dampak, COVID-19 Manusia merupakan makhluk sosial, yang tidak bisa hidup sendiri, saling membutuhkan dan saling tergantung terhadap manusia lainnya, dengan sifat dan hakekat itu, manusia selalu berusaha untuk selalu memenuhi kebutuhannya. Diantara kebutuhan tersebut adalah kebutuhan sosial. Untuk memenuhi kebutuhan sosialnya, maka mereka biasanya akan melakukan pernikahan. Manusia dalam proses perkembangan untuk meneruskan jenisnya membutuhkan pasangan hidup yang dapat memberikan keturunan. Pernikahan sebagai jalan untuk bisa mewujudkan suatu rumah tangga yang bahagia. Pernikahan adalah suatu penyatuan jiwa dan raga dua manusia berlawanan jenis dalam suatu ikatan yang suci dan mulia di bawah lindungan hukum dan Tuhan Yang Maha Esa.Islam menetapkan suatu syarat bagi umatnya yang ingin membina rumah tangga, yaitu rumah tangga harus dibangun dengan fondasi pernikahan. Dalam hal ini, suatu keluarga haruslah dibangun dengan tata cara pernikahan yang telah ditentukan oleh syariat Islam. Syarat ini wajib terpenuhi karena pernikahan merupakan langkah awal untuk membangun rumah tangga Islam dan keluarga yang sakinah mawadah warahmah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan pengumpulan datanya menggunkan cara observasi, interview, dan dokumentasi. Sementara teknik pengumpulan datanya melalui tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan datanya melalui ketekunan pengamatan. Dampak Covid 19 yang paling utama yang dirasakan masyarakat Desa Sembung adalah Ekonomi, dimana dengan datang datangnya Covid 19 terjadi banyak sekali Berkurangnya mata pecaharian masayarakat dikarenakan diberhentikan maupun berkurangnya pemasukan karena minimnya permintaaan barang. Keluarga sakinah dapat diukur berdasarkan Hubungan komunikasi yang terjalin antara sesama anggota keluarga yang ternyata mayotitas masih memiliki tingkas komunikasi yang tidak baik sehingga dapat memicu konflik, Pemenuhan standar kebutuhan material dan spiritual yang sulit terpenuhi oleh masyarakat desa Sembung di era Covid 19 saat ini, pengaplikasian nilai-nilai moral dan agama dalam keluarga Masyarakat yang masih minim dan hanya beberapa keluarga yang dapat mengaplikasikan dengan cara menerima kondisi dengan bersyukur dan legowo

Kata Kunci
Daftar Author

Belum ada author yang ditambahkan.

Informasi Jurnal
Author Utama:
Kategori: Journal Sub Category 1
Universitas: UIN Syekh Wasil Kediri
Fakultas:
Departemen/Prodi:
Revisi ke: 17
Tanggal Publikasi: 18 Oct 2022
Dibuat: 18 Oct 2022 02:56
Diupdate: 09 May 2026 00:03