Eksistensi Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Di Tengah Arus Modernisasi : Studi Kasus Pondok Pesantren Tahfidhil Quran Sirojul ‘Ulum, Semanding, Tertek, Pare, Kediri )
Abstrak
ABSTRAK IZATI LAILATUL MUBAROKAH, Dosen Pembimbing PROF. DR. H. NUR AHID, M.Ag DAN MOH. ZAINAL FANANI, M.Pd.I, Eksistensi Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Salaf di Tengah Arus Modernisasi (Studi Kasus Pondok Pesantren Tahfidhil Qur’an Sirojul ‘Ulum, Semanding, Tertek, Pare, Kediri), Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, IAIN Kediri, 2022. Kata Kunci : Eksistensi Pendidikan pesantren salaf, Arus Modernisasi Eksistensi pendidikan pondok pesantren tradisional atau salaf dalam era modernisasi adalah suatu kemampuan pesantren dalam mempertahankan pesantren tradisional atau kesalafannya di era modern saat ini ketika zaman terus berubah dan sistem pendidikan makin berkembang dengan berbagai kurikulum baru dan metode pembelajaran yang juga ikut berkembang. Karena hal inilah sehingga penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai eksistensi sistem pendidikan pondok pesantren salaf di tengah arus modernisasi pada pondok pesantren Tahfidhil Qur’an Sirojul ‘Ulum Semanding, Tertek, Pare, Kediri. Fokus penelitian ini adalah : 1. Bagaimana proses pendidikan di pondok pesantren Tahfidhil Qur’an Sirojul ‘Ulum Semanding, Tertek, Pare, Kediri. 2. Bagaimana respon pondok pesantren Tahfidhil Qur’an Sirojul ‘Ulum Semanding, Tertek, Pare, Kediri dalam menanggapi arus modernisasi. 3. Bagaimana dampak dari modernisasi terhadap sistem pendidikan di pondok pesantren Tahfidhil Qur’an Sirojul ‘Ulum Semanding, Tertek, Pare, Kediri. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah kualitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumenasi. Analisis data dilakukan dengan cara, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Proses pendidikan di pondok pesantren ini adalah melalui dua jalur pendidikan yaitu formal dan non formal. Pada jalur formal sistem pendidikannya menggunakan metode klasikal sebagaimana pendidikan yang diterapkan di madrasah atau sekolah pada umumnya sedangkan jalur non formal menggunakan metode sorogan, wetonan atau bandongan dan syawir (musyawarah). 2. Respon pondok dengan adanya modernisasi menerima adanya modernisasi buktinya dengan mendirikan sekolah formal akan tetapi di samping itu masih mempertahankan pendidikan pesantren salafnya buktinya masih ada madrasah diniyahnya yang mengkaji tentang pendalaman kitab kuningnya. 3. Dampak dari adanya modernisasi disebabkan 2 faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internalnya ditunjukkan dengan bertambah dan berkurangnya santri. Sedangkan faktor eksternalnya ditunjukkan pada pengaruh budaya masyarakat dalam aspek teknologi yang berpengaruh pada sistem pendidikan pesantren salafiyah.
Sitasi
Mubarokah , Izati Lailatul . (2023). Eksistensi Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Di Tengah Arus Modernisasi : Studi Kasus Pondok Pesantren Tahfidhil Quran Sirojul ‘Ulum, Semanding, Tertek, Pare, Kediri ). IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Izati Lailatul Mubarokah
izatilaila13@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Izati Lailatul Mubarokah |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 24 |
| Tanggal Publikasi: | 16 Jan 2023 |
| Dibuat: | 16 Jan 2023 07:22 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:25 |