Praktik Pembacaan Al-Awrad Li Inarat Al Akbad Di Pondok Pesantren Ar-Roudloh Kota Kediri
Abstrak
ABSTRAK Sholiha, Irma Mar‘atus. Pembimbing (1) Dr. Moh. Shofiyul Huda MF, M.Ag. (2) Kholila Mukaromah, S.Th.I, M.Hum. Praktik Pembacaan Al-Awra>d Li Ina>rat AlAkba>d di Pondok Pesantren Ar-Roudloh Kota Kediri. Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur‘an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. 2022. Kata Kunci : Wirid, Praktik Pembacaan Al-Awra>d Li Ina>rat Al-Akba>d, Makna objektif, makna ekspresif, dan makna dokumenter. Al-Qur‘an tidak hanya dijadikan sebagai bahan bacaan saja oleh umat Islam, melainkan juga dijadikan sebagai praktik yang sangat beragam dengan tujuan yang berbeda-beda. Pondok Pesantren Ar-Roudloh Kota Kediri merupakan salah satu pondok yang menjadikan pembacaan Al-Qur‘an sebagai bentuk wirid. Praktik tersebut ialah pembacaan Al-Awra>d Li Ina>rat Al-Akba>d, di dalam rangkaiannya terdapat beberapa potong ayat Al-Qur’an, yaitu dimulai dari membaca surah alFa>tih}ah, membaca surat al-Baqarah[2] ayat 1-5, ayat 255-257, dan ayat 284-286, surat A>li- Imra>n[3] ayat 18, dan 26-27, surat al-Isra>’[17] ayat 110-111, Asma> alH{usna> dan diakhiri dengan membaca sholawat Nabi yang mengacu pada kitab dziba‟. Penelitian ini memfokuskan pada dua rumusan masalah, yaitu 1) Bagaimana praktik dalam pembacaan al-Awra>d Li Ina>rat al-Akba>d, dan 2) Bagaimana pemaknaan komunitas Pesantren Ar-Roudloh terhadap praktik pembacaan al-Awra>d Li Ina>rat al-Akba>d. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif jenis penelitian lapangan, dengan cara memperoleh data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian, 1) Menunjukkan bahwa Praktik pembacaan wirid al-Awra>d Li Ina>rat al-Akba>d sudah dilakukan mulai sejak berdirinya Pondok Pesantren ArRoudloh yaitu pada tahun 2014, setiap santri wajib mengikuti pembacaan wirid alAwra>d Li Ina>rat al-Akba>d yang dilakukan setiap hari setelah jamaah shalat Shubuh. pembacaan wirid ini dibaca secara bersama-sama dengan suara jahr atau keras. 2) Menunjukkan bahwa makna yang terkandung dalam praktik pembacaan al-Awra>d Li Ina>rat al-Akba>d jika dilihat dalam teori sosiologi pengetahuan oleh Karl Manheim, ada tiga kategori makna yang diperoleh, yakni makna objektif, makna ekspresif, dan makna dokumenter. Makna objektif praktik ini dipandang sebagai suatu kewajiban yang harus dilaksanakan karena merupakan peraturan Pesantren dan juga merupakan amalan ijazah dari pengasuh. Makna ekspresif, praktik ini dimaknai sebagai doa dengan harapan dapat menjadikan tolak balak, dan menjadikan hati damai dan tentram. Dengan harapan selain untuk menerangi hati agar tidak merasa gelap, juga sebagai sarana mengencerkan otak, maksudnya diberi kemudahan dalam berfikir dan bersikap. Makna dokumenter dari praktik ini adalah sebagai suatu yang telah mengakar di lingkungan komunitas Pondok Pesantren Ar-Roudloh, kegiatan tersebut dilakukan sejak berdirinya Pondok Pesantren oleh santri-santri terdahulu.
Sitasi
Sholiha , Irma Maratus . (2022). Praktik Pembacaan Al-Awrad Li Inarat Al Akbad Di Pondok Pesantren Ar-Roudloh Kota Kediri. IAIN Kediri
Kata Kunci
Daftar Author
Irma Maratus Sholiha
sholihairma@gmail.com
Informasi Jurnal
| Author Utama: | Irma Maratus Sholiha |
| Kategori: | Journal Sub Category 1 |
| Universitas: | UIN Syekh Wasil Kediri |
| Fakultas: | |
| Departemen/Prodi: | |
| Revisi ke: | 18 |
| Tanggal Publikasi: | 03 Nov 2022 |
| Dibuat: | 03 Nov 2022 03:22 |
| Diupdate: | 09 May 2026 00:09 |